BREAKING NEWS
 

CommStride 2023: Kenalkan Art Therapy Sebagai Media Penyaluran Emosi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 13 Mei 2023 21:49 WIB
Talkshow CommStride 2023 yang digelar di Jababeka, Sabtu (13/5). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Dengan kita menuliskan, menggambar dan melakukan sesuatu, kita jadi lebih memahami apa yang dirasakan,” ujar Sabrina.

Ia juga memberikan trik cara memandang krisis identitas agar tidak menjurus ke hal negatif. Yaitu, dengan mencari teman untuk berbicara, baik sahabat, orang terdekat ataupun psikolog.

“Kalau memang dirasa sahabat gak bisa, temen curhat tak ada solusi, datang ke psikolog. Karena bisa jadi yang kamu butuhkan adalah teman untuk memahami diri kamu secara utuh dan brainstorming diri kamu,” pungkas Sabrina.

Baca juga : Kemendes PDTT Pamerkan SDGs Desa Sebagai Kompas Pembangunan Desa

Di acara yang sama, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Hamdani menuturkan, lingkungan dan dukungan dari luar merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kesehatan mental yang baik bagi remaja generasi muda.

“Perubahan semua itu tergantung kita dan lingkungan sekitar. Jadi, pastikan bahwa memang kita berada di lingkungan orang-orang yang benar-benar mendukung kita,” ujar Hamdani.

Ia melanjutkan, peralihan usia remaja ke dewasa, yaitu umur 18-25 tahun membuat generasi muda kebingungan untuk menentukan emosi, perilaku, keinginan, dan potensi yang ada di dalam diri mereka.

Baca juga : Balap Sepeda Patok 4 Medali Emas

Menurutnya, bila permasalahan tersebut dibiarkan, hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental mereka karena selalu memandang dirinya lemah dibanding orang lain.

"Untuk menghindari hal tersebut, perlu adanya pengenalan faktor-faktor yang menyebabkan krisis identitas pada generasi muda," ujar Hamdani.

Sementara itu, Influencer dan konten kreator bidang kesehatan mental Irwantja, mengatakan, self awareness yang baik sangat penting dalam membentuk branding diri sendiri.

Baca juga : Lestari: Pendidikan Karakter Sejak Dini Modal Kuatnya Nasionalisme

Irwantja menjelaskan bagaimana generasi muda bisa survive dalam menghadapi masalah yang bisa muncul saat mereka membentuk branding yang baik. Diantaranya adalah refleksi ke dalam diri sendiri dan komunikasi yang baik ke pihak eksternal.

“Sebenarnya kembali lagi ketika kita sudah mulai membangun self awareness yang terus berjalan dan bahkan bisa berubah. Jangan takut terhadap perubahan itu karena perubahan itu sesuatu yang pasti. Terpenting, kita tetap komunikasikan perubahan itu ke diri kita sendiri,” tutup Irwantja. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense