RM.id Rakyat Merdeka - Google kembali menghadirkan Doodle khusus untuk memperingati Hari Ibu 2025 yang jatuh pada 22 Desember. Ilustrasi bunga itu bukan sekadar pemanis laman pencarian, melainkan pesan sunyi tentang cinta, pengorbanan, dan peran ibu yang kerap luput dari sorotan.
Lewat visual sederhana namun penuh makna, Google mengajak publik berhenti sejenak, merenung, dan mengingat sosok yang menjadi fondasi kehidupan sejak awal: ibu. Tanpa narasi panjang, Doodle ini berbicara melalui simbol.
Tulisan “Google” digambarkan dari tanaman merambat hijau yang dihiasi bunga-bunga mekar warna oranye. Tanaman tersebut melambangkan pertumbuhan dan keteguhan—cerminan peran ibu yang terus menopang keluarga dari waktu ke waktu.
Baca juga : Komisi IX: Rumus Pengupahan yang Ditetapkan Pemerintah Sudah Tepat
Hijau menjadi warna kehidupan, harapan, dan energi yang tak pernah habis, seperti kasih seorang ibu.
Bunga yang bermekaran merepresentasikan cinta tanpa syarat dan ketulusan. Mekarnya bunga menjadi simbol hasil dari perhatian dan pengorbanan yang dilakukan ibu sepanjang hidup anak-anaknya. Indah, namun lahir dari proses panjang.
Desain yang lembut dan tidak berlebihan menggambarkan karakter ibu: hangat, sabar, dan tenang. Pesan yang disampaikan jelas—peran ibu sering berjalan dalam kesederhanaan, tetapi dampaknya begitu besar dan membekas.
Baca juga : Jelang Nataru 2025, IAS Group Tingkatkan Kesiapan Layanan Bandara
Melalui Doodle Hari Ibu 2025 ini, Google menegaskan bahwa ibu adalah sumber nilai, cinta, dan karakter dalam keluarga. Perannya tak selalu terlihat, namun pengaruhnya tumbuh dan hidup, seperti tanaman yang mengakar kuat meski perlahan.
Doodle ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meluangkan waktu—sekadar mengucap terima kasih, memberi perhatian, atau mengirim doa. Hal sederhana, tapi bermakna besar.
Beda Hari Ibu dan Mother's Day
Perlu dicatat, Hari Ibu Internasional yang dikenal dengan Mother's Day diperingati setiap Minggu kedua bulan Mei—pada 2025 jatuh pada 11 Mei—dan dirayakan di banyak negara.
Baca juga : Menteri LH: Tidak Ada Aktivitas Perusahaan, yang Ada Pertanian Warga
Sementara di Indonesia, Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember Victory Chingluh Indonesia, berakar dari sejarah Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal berbeda, makna tetap sama: penghormatan pada perjuangan ibu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.