RM.id Rakyat Merdeka - Karakter ikonik Oki dan Nirmala akhirnya bersiap meninggalkan halaman Majalah Bobo untuk hadir di layar lebar. Film Oki & Nirmala resmi memasuki tahap produksi dan dijadwalkan mulai syuting pada awal September 2026, sebelum ditargetkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.
Film ini diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment bekerja sama dengan Grid Network KG Media selaku pemilik intellectual property (IP) Majalah Bobo.
Kehadiran Oki & Nirmala menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya kisah Negeri Dongeng diadaptasi ke layar lebar setelah lebih dari 50 tahun menemani imajinasi anak-anak Indonesia.
Karakter Oki dan Nirmala pertama kali diperkenalkan melalui Majalah Bobo pada 14 April 1973. Sejak saat itu, kisah keduanya tumbuh menjadi bagian dari kenangan berbagai generasi.
Produser sekaligus produser eksekutif Andi Boediman mengatakan, Oki dan Nirmala memiliki nilai yang tetap relevan meski zaman terus berubah.
“Banyak dari kita tumbuh besar bersama Oki dan Nirmala, dua saudara yang saling bermain dan saling menjaga. Cerita, karakter, dan nilai-nilai yang everlasting ini saatnya dikenal lebih luas oleh generasi sekarang,” ujar Andi Boediman.
Baca juga : Perumahan Laddaland Siap Tayang, Awi Suryadi Janjikan Film Horor Paling Sedih
Sementara itu, Deputy Managing Director Grid Network KG Media Harry Kristianto menyebut pengembangan karakter Oki dan Nirmala ke dalam film layar lebar merupakan impian yang telah lama ingin diwujudkan.
“Salah satu mimpi kami yang sudah lama ingin diwujudkan adalah menghidupkan karakter yang kami miliki ke dalam bentuk film. Prosesnya panjang, tapi justru itu yang membuat kami yakin Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment adalah mitra yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Harry Kristianto.
Film Oki & Nirmala mempercayakan kursi sutradara kepada Hanung Bramantyo. Sementara itu, skenario film ditulis oleh Utiuts bersama Hanung Bramantyo.
Produser Robert Ronny mengungkapkan alasan pemilihan Tissa Biani sebagai pemeran Nirmala dan Hanung Bramantyo sebagai sutradara.
“Nirmala sangat pas diperankan oleh Tissa. Ada kecocokan personality dan look yang saya rasa sulit dicari gantinya. Hanung kami ajak berkolaborasi karena rekam jejaknya membuktikan ia bisa membangun dunia yang utuh tanpa kehilangan sisi personal ceritanya,” ujar Robert Ronny.
Hanung melihat film ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan tontonan fantasi yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.
Baca juga : Bahagia Pictures Rilis Mengejar Restu, Drama Keluarga Penuh Emosi
“Ini genre fantasi, dan tidak banyak orang membuat film fantasi karena tingkat kerumitannya tergolong luar biasa. Saya ingin membuat film yang bisa saya tonton bersama keluarga sendiri. Itu jadi warisan yang saya ingin berikan ke anak-anak saya,” kata Hanung Bramantyo.
Jajaran pemeran utama Oki & Nirmala juga menjadi salah satu daya tarik film ini. Tissa Biani dipercaya memerankan Nirmala, sedangkan Azzamy Syauqi berperan sebagai Oki. Dea Panendra akan memainkan karakter Pipiyot, sementara Titi Kamal dipercaya memerankan Ratu Bidadari.
Selain mereka, film ini turut dibintangi Rey Bong, Anjasmara, Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, dan Sheila Kusnadi.
Bagi Tissa Biani, peran sebagai Nirmala memiliki makna personal karena karakter tersebut sudah dikenalnya sejak kecil.
“Nirmala adalah sosok yang saya kenal sejak kecil, jadi bisa memerankannya terasa sangat personal. Saya senang sekali dipercaya untuk menghidupkan Nirmala yang selama ini ada di imajinasi banyak orang,” ujar Tissa Biani.
Titi Kamal juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat menjadi bagian dari proyek yang memiliki ikatan kuat dengan kenangan masa kecil banyak orang.
Baca juga : Video Presiden Diputar Sebelum Film Di Bioskop
“Ikut menjadi bagian dari perjalanan Oki & Nirmala sejak tahap ini terasa istimewa buat saya. Bisa menjadi bagian dari cerita yang begitu dicintai lintas generasi,” kata Titi Kamal.
Membawa dunia Oki dan Nirmala dari halaman majalah ke layar bioskop tentu bukan pekerjaan mudah. Film ini mengusung genre fantasi sehingga membutuhkan perhatian besar terhadap pembangunan dunia, karakter, hingga visualisasi unsur magis.
Produser Pandu Birantoro menegaskan tim produksi ingin membuat dunia Negeri Dongeng terasa nyata bagi penonton.
“Menghidupkan dunia Oki & Nirmala menuntut ketelitian di setiap detail, dari desain dunianya sampai cara kami menghadirkan keajaibannya di layar lebar. Kami ingin penonton, terutama keluarga, benar-benar merasa masuk dan merasakan magisnya dunia yang selama ini hanya bisa mereka bayangkan,” ujar Pandu Birantoro.
Produksi Oki & Nirmala juga melibatkan Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Netzme, KMIF, dan Vision. Film ini turut mendapat dukungan dari PT Niramas Utama Tbk (INACO).
Dengan proses produksi yang dimulai September 2026, film Oki & Nirmala ditargetkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.