BREAKING NEWS
 

Insiden Ledakan Di Pos Pantau Polisi Sukoharjo

Terlalu, Uang Dari Orang Tua Dipakai Pelaku Buat Rakit Bom

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : FAZRY
Rabu, 5 Juni 2019 14:12 WIB
Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel. (Dok. Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Terlalu, bomber Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, Rofik Asharudin (22), meminta uang dari orang tuanya untuk merakit komponen bom.

Lebih parahnya lagi, pelaku membeli komponen bom tersebut dengan cara dicicil. "Beli komponen dari uang minta orang tua, belinya dicicil," tutur Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel, di Semarang, Rabu (05/6/2019).

Baca juga : Hari Ini, KPU Mulai Gelar Rekapitulasi Suara Nasional

Menurutnya, komponen bom yang ditemukan di lokasi kejadian sama persis dengan komponen yang diamankan polisi saat menggeledah rumah pelaku di Kranggan Kulon, Wirogunan, Kabupaten Sukoharjo.

Adsense

Menurut dia, bom yang digunakan pelaku tergolong sebagai "low explosive" dengan bahan baku "black powder". "Diledakkan secara manual," kata Rycko.

Baca juga : Lebaran di Rutan KPK, Jumlah Makanan Lebih Banyak dari Pengunjung

Pelaku juga diketahui belajar sendiri tentang cara membuat bahan peledak dan diaplikasikan sendiri di rumahnya.

Ia menambahkan, Rofik merupakan pelaku tunggal yang tidak terkait dengan jaringan teroris mana pun. Pelaku dibaiat sendiri pada akhir 2018 setelah intensif berkomunikasi dengan pimpinan ISIS di Suriah melalui media sosial.

Baca juga : Kain Batik Hitam Motif Sawunggalih, Isyarat Kepergian Ibu Ani

Ledakan diduga bom bunuh diri mengguncang Pos Pantau Polres Sukoharjo di persimpangan Kartasura pada Senin (3/6) malam. (FAZ)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense