Sebelumnya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengapresiasi tindakan Dinsos DKI Jakarta dalam memulangkan orang telantar.
“Langkah ini menunjukkan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terhadap mereka yang membutuhkan. Namun, kita juga perlu mempertimbangkan beberapa hal penting,” kata Rio kepada Rakyat Merdeka, Kamis (3/10/2024).
Menurut Ketua PDI Perjuangan Jaktim ini, efektivitas pemulangan orang telantar sangat bergantung pada dukungan yang diberikan di daerah asal.
“Tanpa adanya program yang jelas di kampung asal, seperti akses pendidikan dan peluang kerja, maka ada risiko tinggi bahwa mereka akan kembali lagi ke Jakarta,” ujarnya.
Baca juga : Lolos Ke Semifinal Tenis China Open 2024, Gauff Ditantang Badosa
Rio menuturkan, Jakarta sebagai parameter pusat perekonomian nasional dan pusat bisnis global masih menjadi magnet bagi warga daerah lain untuk mengadu nasib. Karena itu, dia mendorong semua Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merumuskan penguatan sektor-sektor kesejahteraan dan ekonomi.
“Kami mengharapkan ke depan bahwa optimalisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta juga memprioritaskan kesejahteraan warga, karena di Jakarta gap ketimpangan sosial masih tinggi,” harapnya.
Rio menilai, untuk mengatasi permasalahan ini secara komprehensif, penting bagi seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengidentifikasi akar masalah. Selain itu, antar Pemda melaksanakan kolaborasi dan integrasi agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan.
Rio yakin, banyak pendatang ke Jakarta karena ingin mencari kehidupan yang lebih baik. Jika daerah asal mereka mendapatkan dukungan untuk berkembang, kemungkinan besar warga dari luar Jakarta akan memilih untuk tetap tinggal di daerahnya.
Baca juga : Prabowo-Gibran Dilantik di Senayan
“Hal ini tentunya menjadi potensi besar dalam pembangunan daerah jika dimaksimalkan dengan baik melalui program tepat sasaran,” bebernya.
Langkah-langkah konkret yang bisa diambil, papar Rio, pengembangan ekonomi melalui investasi infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja di daerah. Kemudian, program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing agar dapat memperoleh pekerjaan yang layak. Selanjutnya, dukungan sosial yang berkelanjutan seperti bantuan kesehatan, harus diberikan agar mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik.
Rio mengatakan, butuh pendekatan komprehensif untuk menangani masalah orang telantar dan pendatang di Jakarta.
“Dengan dukungan yang tepat, baik di daerah asal maupun di Jakarta, kita dapat meningkatkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh Indonesia,” tandasnya.
Baca juga : Anggota DPR Terkaya & Termiskin: Rusdi Kirana 2,6 Triliun, Trinovi Khairani 358 Juta
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 5 Oktober 2024 dengan judul Jadi Korban Kejahatan Di Jakarta, Ribuan Orang Telantar Dipulangin Ke Kampung
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.