BREAKING NEWS
 

15 Kelurahan Nggak Punya Puskesmas, Layanan Kesehatan Di DKI Belum Merata

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 23 Oktober 2024 06:50 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengungkapkan layanan kesehatan di Jakarta belum merata akibat sebanyak 15 kelurahan hingga kini tidak memiliki Puskesmas. Untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah akan memberikan layanan khusus di wilayah tersebut.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera mengkaji kebutuhan layanan kesehatan di 15 kelurahan yang belum memiliki Puskesmas agar pemerataan layanan kesehatan merata.

“Kami juga akan dorong agar ada Puskesmas di seluruh ke­lurahan,” kata Ima dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu ti­dak ingin lagi ada warga Jakarta yang harus menempuh perjalanan jauh dari tempat tinggal­nya hanya untuk mendapat pelayanan kesehatan. Sebab, banyak aduan warga terkait hal itu.

“Jangan ada lagi yang ting­gal di Jakarta Utara tapi harus ke Rumah Sakit Fatmawati,” ucap Ima.

Baca juga : Angel Karamoy, Banyak Teman Nggak Kesepian

Dia juga mengimbau Dinas Kesehatan (Dinkes) mendeteksi penyakit warga, khususnya di 15 kelurahan yang belum me­miliki Puskesmas. Sehingga Dinkes bisa menyediakan alat dan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan warga.

“Banyak penyakit apa di wilayah itu. Kita siapkan tenaga me­dis dan fasilitasnya,” tegas Ima.

Adapun 15 kelurahan yang ti­dak memiliki Puskesmas, yakni Kelurahan Duri Selatan, Jem­batan Lima, Karanganyar, Karet Semanggi, dan Tangki.

Adsense

Lalu, Kelurahan Gambir, Gu­nung Sahari Selatan, Cikini, Senen, Glodok, Gondangdia, Kelurahan Kebon Kacang, Ke­mayoran, Cipedak dan Kebayoran Lama Selatan.

Dinkes DKI Jakarta mengakui bahwa masih terdapat 15 kelu­rahan di Wilayah DKI Jakarta yang belum mempunyai fasilitas Puskesmas.

Baca juga : Ada Menteri Belum Dapat Kantor

“Betul, ada beberapa Kelu­rahan yang belum ada Puskes­mas-nya,” ujar Plt Dinkes Ani Ruspitawati.

Namun, menurut Anie, ada mekanisme yang lain ihwal Ke­lurahan di Jakarta yang belum mempunyai Puskesmas.

“Misalnya ada layanan pos kesehatan yang dari petugas kecamatan akan datang kesitu setiap hari,” jelas Ani.

Anie menjelaskan, jika dilihat regulasi dari Pemerintah Pusat, Puskemas seharusnya hanya ada satu dalam satu kecamatan, bukan kelurahan. Akan tetapi, ditekankan Ani, bahwa di Ja­karta memiliki regulasi berbeda, mengingat kepadatan penduduk DKI cukup tinggi.

Ani berjanji, Pemprov bakal membangun Puskesmas di 15 kelurahan yang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan itu secara bertahap. Targetnya akan selesai pada 2026 men­datang.

Baca juga : Menteri & Wamen Akan Digojlok Fisik & Mental di Lembah Tidar

“Namun, ada sejumlah ken­dala. Pembebasan lahan sangat sulit, terutama di wilayah Jakarta Pusat,” ungkap Ani.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 23 Oktober 2024 dengan judul 15 Kelurahan Nggak Punya Puskesmas, Layanan Kesehatan Di DKI Belum Merata

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense