BREAKING NEWS
 

Pusat Informasi Dan Layanan Untuk Masyarakat

Aplikasi JAKI Bakal Dibuat Lebih Canggih

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Minggu, 23 Februari 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pidatonya saat Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2025-2030 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (20/2/2025). (Foto: X/pramonoanung)

 Sebelumnya 
Dukungan DPRD

Wakil Ketua Komisi A De­wan Perwakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono mendukung komitmen Pramono Anung mengembangkan Aplikasi JAKI sebagai super app yang modern dan terintegrasi.

Menurut Alia, JAKI memi­liki potensi besar sebagai plat­form utama yang menghubung­kan berbagai layanan publik dalam satu sistem terpadu.

“Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi layanan publik dan mempermu­dah akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas yang dise­diakan oleh Pemda,” ujar dia, Jumat (21/2/2025).

Baca juga : Megatron Semakin Gahar

Legislator kelahiran Jakarta 28 Juli 1994 itu menilai, JAKI dapat menjadi ujung tombak digitalisasi pelayanan publik di Jakarta. Sebab, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global berbasis teknologi.

Dengan berbagai layanan terintegrasi dalam satu aplikasi, masyarakat dapat mudah mengakses informasi dan layanan tanpa harus berpindah-pindah platform.

Namun, Wakil Sekjen Bidang Pemberdayaan Perempuan DPP Kosgoro 1957 itu menekankan, pengembangan JAKI harus di­lakukan berkelanjutan dan inklu­sif dengan strategi yang matang.

Karenanya, politisi dari Partai Golkar itu mendorong empat langkah strategis. Pertama, ko­laborasi antar SKPD di Pemprov harus memperkuat koordinasi. Khususnya mendorong Dinas Kominfotik bekerja sama dengan dinas lain agar integrasi layanan dapat berjalan optimal.

Baca juga : Instruksi Mega Tak Diikuti Semua Kader Banteng

Kedua, kemitraan dengan pihak ketiga. Pemprov perlu menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi untuk menghadirkan fitur-fitur inova­tif serta meningkatkan kualitas layanan JAKI.

Ketiga, pelibatan masyarakat. Pengembangan JAKI harus di­dasarkan pada kebutuhan nyata warga.

Karena itu, Komisi A menyarankan terdapat forum diskusi atau survei untuk mendapatkan masukan langsung dari masyara­kat. Termasuk studi banding dengan daerah lain yang telah memiliki aplikasi serupa juga dapat menjadi referensi dalam meningkatkan JAKI.

Keempat, peningkatan SDM dan infrastruktur teknologi. Untuk optimalisasi operasinal JAKI, perlu investasi dalam infrastruktur teknologi serta pelatihan bagi tim pengembang dan petugas layanan agar mereka dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru.

Baca juga : Retreat Kepala Daerah di Magelang: Datang Naik Bus, Bajunya Komcad

“Dengan strategi yang tepat, kami yakin JAKI dapat menjadi solusi utama bagi masyara­kat dalam mengakses layanan publik secara cepat, efisien dan transparan,” tandas Alia.

Dia berkomitmen mendukung inovasi digital yang dapat meningkatkan pelayanan publik dan membawa Jakarta semakin maju sebagai kota berbasis teknologi.

Dalam pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Jakarta, Pramono Anung akan mengembangkan JAKI agar lebih canggih dan baik. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense