Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di Tahun 2027, Masihkah Ada BBM Bersubsidi?
Bambang Hariyadi: Mekanisme Subsidi Harus Disetujui DPR
Sabtu, 22 Februari 2025 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan, tidak akan ada lagi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam dua tahun ke depan atau 2027. Semua diharapkan bisa berlaku satu harga.
Dikutip dari detikfinance.com, CNNIndonesia.com, dan Tempo.co, Luhut mengatakan ke depannya subsidi berbasis kepada penerima berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sehingga, lanjut Luhut, tidak ada lagi subsidi untuk barang, seperti BBM solar atau apa pun.
"Subsidi akan diberikan untuk orang-orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi," kata Luhut dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Baca juga : Efisiensi Tak Kurangi Bantuan Buat Publik
Luhut mengaku sudah sampaikan hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Dengan begitu, Pemerintah dinilai bisa menghemat anggaran lagi hingga triliunan rupiah.
"Jadi menurut saya itulah yang terbaik, sehingga kita bisa menghemat miliaran dolar lagi," tuturnya.
Luhut menyebut, distribusi subsidi energi nantinya diawasi dengan teknologi. Menurut dia, dengan kecanggihan AI (artificialintelligence), Pertamina bisa mengidentifikasi kendaraan.
Baca juga : Beringin Wajibkan Kepala Daerah Ikutan Retreat
"Apakah mobil dengan nomor ini memenuhi syarat untuk menerima jenis bensin ini, kendaraan ini memenuhi syarat, yang ini tidak memenuhi syarat, atau semacamnya. Saya rasa ini akan berhasil," ucapnya.
Usulan Luhut ini mendapat respons beragam. Wakil Ketua Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Gerindra Bambang Hariyadi menegaskan, saat ini tidak ada wacana penghapusan subsidi BBM. Menurut dia, usulan Luhut kemungkinan besar untuk mengatur subsidi agat tepat sasaran. "Presiden ingin subsidi tepat sasaran," ujar Bambang Hariyadi, Jumat (21/2/2025).
Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai, usulan Luhut sudah lama dibahas DPR. Bahkan, sebut dia, sudah dibahas di Komisi VII DPR periode 2019-2024.
Baca juga : 38 DPC Demokrat Se-Jatim Kompak Dukung AHY Lagi
"Saya rasa ini sejalan sejak lama," ujar Eddy, Jumat (21/2/2025).
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara selengkapnya dengan Bambang Hariyadi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya