BREAKING NEWS
 

Pemprov DKI Jakarta Kurangi Jam Belajar Sekolah Selama Ramadan 2025

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 25 Februari 2025 12:11 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan perubahan jam pembelajaran di sekolah-sekolah selama bulan Ramadan 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjaga kualitas proses pembelajaran. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, mengungkapkan bahwa jam efektif pembelajaran akan dipersingkat dengan mengurangi durasi setiap jam pelajaran sebanyak 10 menit. Sebagai contoh, di tingkat SMA, yang biasanya memiliki durasi 45 menit per jam pelajaran, akan dikurangi menjadi 35 menit. 

Meskipun durasi pelajaran dipersingkat, jam masuk sekolah tetap ditetapkan pada pukul 06.30 WIB dan berlangsung selama lima hari dalam seminggu. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bersama dari tiga Menteri, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri, yang mengatur tentang pembelajaran selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. 

Baca juga : Pertamina Tambah Stok Gas LPG 3 Kg Di Jakarta Jelang Ramadan Dan Idulfitri 2025

“Jam efektif pembelajaran akan dibatasi dengan cara mengurangi setiap jam pelajaran 10 menit, seperti SMA yang dari 45 menit menjadi 35 menit,” ujar Sarjoko dalam keterangan resminya, Selasa (25/2/2025). 

Penyesuaian ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih ringan dan tidak terbebani oleh durasi pembelajaran yang panjang. 

Adsense

Selama periode 27-28 Februari dan 3-5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran di sekolah akan digantikan dengan pembelajaran mandiri. Siswa akan menerima tugas yang harus diselesaikan di rumah, lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau komunitas masyarakat sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh pihak sekolah. 

Baca juga : Pemprov DKI Gelar Pasar Pangan Murah Di 193 Lokasi Selama Ramadan 2025

Mulai 6 Maret hingga 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran akan kembali dilaksanakan di sekolah. Selain pembelajaran akademik, sekolah juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan untuk memperdalam pemahaman spiritual siswa selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini mencakup berbagai aktivitas keislaman yang sesuai dengan ajaran agama Islam. 

Untuk siswa yang beragama selain Islam, sekolah juga diharapkan untuk mengadakan kegiatan bimbingan rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Sarjoko menegaskan bahwa sekolah dapat menyusun agenda bimbingan rohani tersebut untuk membantu siswa non-Islam dalam menjalani ibadah atau kegiatan keagamaan mereka masing-masing. 

"Sekolah atau siswa non-Islam dapat membuat agenda bimbingan rohani. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan bantuan kepada orang lain yang sedang mengalami kesulitan rohaniah,” ujarnya. 

Baca juga : Stok Daging Dan Beras Jakarta Cukup Untuk Ramadan Dan Lebaran 2025

Kebijakan ini diambil dengan tujuan agar siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih efektif, tanpa merasa terbebani, terutama di bulan Ramadhan. Sarjoko berharap bahwa penyesuaian ini akan membantu siswa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap dapat mengikuti kegiatan belajar yang ringan namun tetap bermakna. 

"Dengan kebijakan ini, diharapkan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik sambil mengikuti proses belajar yang lebih ringan selama bulan suci Ramadhan," tutup Sarjoko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense