BREAKING NEWS
 

Tekan Tingginya Angka Pengangguran Di Jakarta

Job Fair Dan BUMD Bisa Serap Tenaga Kerja

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 3 Maret 2025 06:50 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Naker­transgi) DKI Jakarta Hari Nugroho. (Foto: warta kota/leonardus wical)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggencarkan beragam program pengembangan keterampilan, penciptaan peluang usaha, dan inisiatif penyerapan tenaga kerja untuk menekan angka pengangguran.

Program ini sekaligus untuk merespons berbagai keluhan sulitnya mendapatkan peker­jaan, tingginya angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta per­syaratan kerja yang memberatkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Naker­transgi) DKI Jakarta Hari Nugro­ho mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, penduduk usia kerja di Ibu Kota pada Agustus 2024 naik 42 ribu orang menjadi 8,36 juta orang dibanding periode yang sama pada 2023.

Rinciannya, 5,44 juta orang angkatan kerja dan 2,92 juta orang bukan angkatan kerja. Dari jumlah itu, komposisi angkatan kerja pada Agustus 2024 terdiri dari 5,11 juta orang yang bekerja dan 338 ribu orang pengangguran.

Baca juga : Sitha Marino, Kebelet Dinikahi Bastian

Jika dibandingkan Agustus 2023, jumlah angkatan kerja me­ningkat sebanyak 18 ribu orang, penduduk bekerja bertambah se­banyak 35 ribu orang. Sementara pengangguran berkurang sekitar 17 ribu orang. Meskipun terjadi penurunan angka pengangguran, tingkat pengangguran ter­buka (TPT) di Jakarta masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 6,21 persen pada Agustus 2024 (338.000 orang).

Angka ini berada di atas rata-rata nasional. Hal ini menan­dakan perlunya upaya lebih lanjut dari Pemprov DKI untuk mengatasinya. Untuk itu, Hari menegaskan pentingnya fokus pada kelompok pengangguran yang tersisa.

“Jumlah pengangguran yang sebanyak 338.000 orang itu perlu menjadi perhatian utama. Kami harus mencari solusi efektif untuk mengatasi persoalan ini,” kata Hari, Jumat (28/2/2025).

Hari menjelaskan, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar pameran ke­sempatan kerja (job fair) untuk memberikan informasi pasar kerja dalam dan luar negeri. Langkah ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang berfokus pada solusi konkret di bidang ketenagakerjaan.

Baca juga : Dipastikan Erick, 47 BUMN Masuk Danantara

Berbeda dari sebelumnya, kali ini job fair di Jakarta akan dige­lar secara lebih masif dengan sistem klaster. Pemprov akan menggabungkan beberapa keca­matan menjadi satu klaster untuk menggelar job fair berskala besar. Setiap bulan, rencananya akan digelar 2-3 kali job fair di lima wilayah kota administrasi.

Hari menerangkan, program ini akan berlangsung secara berkelanjutan. Di setiap pelaksa­naan, ribuan lowongan kerja akan terus dibuka untuk berbagai sek­tor. Dia optimistis, metode baru ini bisa menjadi solusi efektif menekan angka pengangguran.

“Kalau seluruh posisi bisa terisi, setidaknya separuh dari jumlah pengangguran di Jakarta bisa terserap. Jika job fair ini kon­sisten dilakukan setiap dua pekan, saya yakin jumlah pengangguran yang tersisa bisa tereduksi secara signifikan,” ucapnya.

Langkah berikutnya dalam upaya mengurangi angka pengangguran adalah menyiapkan pelatihan berbasis kompetensi untuk masyarakat dalam ben­tuk Pelatihan Reguler di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) dan Pelatihan melalui Mobile Training Unit (MTU).

Baca juga : Target Kepala Daerah Dievaluasi Tahun Depan

Hari menjelaskan, warga Ja­karta yang ingin mendapatkan pelatihan kerja bisa datang ke PPKD di tiap wilayah. Se­dangkan mengatasi hambatan transportasi yang kerap menjadi kendala, MTU hadir dengan menggelar pelatihan langsung ke lokasi warga yang membutuh­kan. Kehadiran MTU yang dapat menjangkau wilayah, khususnya pada tingkat kelurahan, bertu­juan untuk meningkatkan keterampilan warga dan membuka lebih banyak kesempatan kerja.

Adsense

Tahun ini, sebanyak 52 Unit MTU telah disiapkan untuk men­jangkau masyarakat, yang terdiri dari MTU Operator Komputer; MTU Teknisi Komputer; MTU Design Grafis; MTU Tata Busa­na; MTU Tata Rias; MTU Tata Boga; MTU Sepeda Motor; MTU Pendingin; dan MTU Las listrik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense