RM.id Rakyat Merdeka - Warning bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pasca libur lebaran 2025, Gubernur Pramono Anung-Wakil Gubernur Rano Karno dikabarkan bakal melakukan bersih-bersih atau pergantian untuk pejabat yang dianggap tidak bisa menjalankan visi dan misi gubernur yang terpilih di pilkada 2024.
Kabar bakal adanya bersih-bersih pejabat Pemprov bulan kali pertama berhembus. Pasca penetapan Pramono-Rano, isu pergantian begitu kencang dalam tatanan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Baik kepala dinas, wali kota dan pejabat lainnya.
Baca juga : Kemenhub Pastikan Angkutan Barang Tetap Beroperasi Selama Mudik Lebaran
Wacana pergantian pejabat ini didukung Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta M. Fuadi Luthfi.
"Kalau memang demikian, saya kira langkah bagus yang dilakukan gubernur. Tujuannya supaya ada penyegaran di tubuh pemerintah daerah," kata Fuadi, Minggu (23/3/2025).
Baca juga : Pertamina Dukung Kelancaran Transportasi Publik Untuk Mudik Lebaran 2025
Menurut politisi muda berbakat dari PKB itu, Pramono harus menempatkan pegawai yang benar-benar punya kinerja bagus dan kompeten di bidangnya.
"Jakarta ini banyak memiliki PR (Pekerjaan Rumah). Salah satunya kedudukan pejabat yang masih berstatus sebagai Plt. Itu harus segera diselesaikan. Agar lebih maksimal dan fokus dalam bekerja," ujarnya.
Baca juga : Kementerian PKP Raih Dukungan Internasional untuk Pembangunan Perumahan
Dengan pergantian itu, Ketua Fraksi PKB ini optimis akan berdampak pada program kerja gubernur lima tahun mendatang.
"Visi dan misi Gubernur harus terimplementasi dalam semua program yang disusun dan dijalankan oleh semua SKPD. Termasuk sejalan dengan agenda transformasi Jakarta menjadi kota global harus menjadi spirit bersama untuk membangun Jakarta yang lebih baik," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.