BREAKING NEWS
 

Peringati Harkitnas 2025, Pramono Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan Di Jakarta

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 20 Mei 2025 14:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin upacara bendera dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/20250. lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono membacakan pidato resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid mengenai pentingnya pembangunan sektor kesehatan sebagai semangat kebangkitan nasional.

“Dan tadi saya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital. Selain itu apa yang menjadi pesan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, terutama hal yang berkaitan dengan kesehatan,” ungkap Pramono di Halaman Balaikota DKI Jakarta, Selasa (202/5/2025).

Gubernur menegaskan, semangat yang disampaikan dalam pidato tersebut telah dijalankan oleh Pemprov DKI Jakarta secara konsisten. Dia menyampaikan bahwa seluruh kecamatan di Jakarta telah memiliki Puskesmas yang memberikan layanan kesehatan gratis, termasuk di tingkat kelurahan.

Baca juga : Gubernur Pramono Jagokan Waduk Karian Untuk Perluas Layanan PAM Di Jakarta

“Sebenarnya pemerintah Jakarta telah menjalankan sepenuhnya. Di Jakarta ini ada 44 kecamatan yang mempunyai puskesmas yang selalu gratis. Kemudian juga ada pada level di kelurahan,” kata Pramono.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Pemprov DKI Jakarta dinilai telah menerapkan semangat utama dari Harkitnas 2025, yaitu memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan mudah diakses oleh seluruh warga.

“Sehingga dengan demikian persoalan kesehatan yang tadi menjadi semangat utama dalam pidato Menteri Komunikasi dan Digital, pemerintah Jakarta alhamdulillah telah melaksanakan itu,” tambahnya.

Adsense

Tak hanya sektor kesehatan dasar, Pemprov terus berupaya berupaya meningkatkan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar dapat bersaing dengan rumah sakit swasta ternama dan mencapai standar internasional.

Baca juga : Dubes China Wang Lutong Promosi Kebudayaan & Pariwisata Yunnan Di Jakarta

“Yang pertama berkaitan dengan RSUD. Kenapa saya akan merubah? Sebenarnya bukan sekedar merubah, tapi juga membangun semangat bahwa mereka bisa memberikan pelayanan lebih baik dan bersifat internasional,” ujar Pramono.

Dia menyebut RSUD Tarakan sebagai contoh. Menurutnya, fasilitas dan kelengkapan RSUD Tarakan justru lebih unggul dibandingkan beberapa rumah sakit swasta terkemuka di Jakarta, namun kurang dikenal karena penggunaan nama daerah.

“Contohnya, RSUD Tarakan. Fasilitas RSUD Tarakan dibandingkan dengan rumah sakit swasta yang bagus di Jakarta, saya sudah melihat sendiri. Sebenarnya masih lebih bagus, lebih lengkap. Tapi kesannya karena pakai nama daerah, sehingga kesannya tidak menjual keluar,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal itu, Pramono menyampaikan rencana perubahan nama beberapa RSUD di Jakarta, termasuk RSUD Tarakan, RSUD Cengkareng, RSUD Pasar Minggu, dan RSUD Koja, dengan tujuan meningkatkan branding serta pelayanan.

Baca juga : Gelar Purwokerto Half Marathon 2025, BRI Dorong Sport Tourism Dan Pemberdayaan UMKM Lokal

“Maka untuk itu, salah satunya, seperti RSUD Tarakan nanti menjadi RS Tarakan, apakah depannya ada nama orang dan sebagainya, kami akan buat, sehingga pelayanannya juga ditingkatkan, termasuk rumah sakit Cengkareng, termasuk Pasar Minggu, termasuk Koja dan sebagainya,” paparnya.

Hingga saat ini, Jakarta memiliki 31 rumah sakit milik pemerintah daerah, termasuk yang bertipe A dengan fasilitas dan tenaga medis yang dinilai sudah sangat lengkap. Namun, perbaikan tetap dibutuhkan, terutama untuk rumah sakit tipe C dan D.

“Memang rumah sakit kita yang tipe A, kita punya 31 rumah sakit Jakarta ini, yang tipe A sebenarnya rata-rata peralatan dan dokternya sudah sangat lengkap. Tetapi memang yang untuk tipe C, seperti di Tanah Abang, tipe D dan sebagainya, perlu dilakukan perbaikan,” tutup Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense