BREAKING NEWS
 

Bantu Korban Kebakaran Kapuk Muara, Pemprov Jakarta Gercep

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Senin, 9 Juni 2025 07:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berbincang dengan warga korban kebakaran Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (8/6/2025). (Foto: beritajakarta.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bencana kebakaran yang melanda kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), ramai diperbincangkan netizen di berbagai media sosial. Jumlah pengungsi akibat kebakaran itu mencapai ribuan orang, sekitar 470 rumah terbakar habis, dan luas area yang terbakar sekitar 3 hektare.

Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim menyatakan, Gubernur Jakarta Pramono Anung telah memerintahkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakut bergerak cepat, dalam menangani dampak kebakaran di kawasan padat penduduk RT 017/04, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakut.

Menurutnya, Wali Kota Jakut, Hendra Hidayat juga telah mendirikan sejumlah tenda pengungsian. “Sembilan unit tenda pengungsian telah didirikan sejak Jumat malam. Beberapa di antaranya, milik Dinas Sosial dan BPBD DKI Jakarta,” ujar Chico, dalam keterangannya, dikutip Minggu (8/6/2025).

Diketahui, bencana kebakaran di kawasan Kapuk Muara terjadi di Jalan Duta Harapan Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakut, Jumat (6/6/2025), bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Saat kebakaran, kondisi permukiman sepi karena banyak warga pulang kampung untuk merayakan hari raya Idul Adha, dan sebagian warga tengah menunaikan salat Jumat.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), menurunkan 30 unit mobil pemadam yang terdiri dari 24 mobil dari Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu, empat unit dari Gulkarmat Jakarta Barat, dan mengerahkan sebanyak 150 personel. Mereka memerlukan waktu hampir 12 jam untuk memadamkan kebakaran di kawasan padat penduduk itu.

Baca juga : Golkar Kritik Slogan Pasangan Lucky-Sae

Melanjutkan keterangannya, Chico menyatakan, selain menyediakan tempat berteduh, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga menyediakan nasi kotak untuk para korban kebakaran. Sebanyak 2.500 porsi nasi kotak telah didistribusikan untuk para pengungsi atau korban kebakaran.

“Kebutuhan lain, seperti bantuan obat-obatan dan perlengkapan bayi, akan didistribusikan secara simultan,” cetusnya.

Wali Kota Jakut, Hendra Hidayat menambahkan, semua kebutuhan dasar penyintas kebakaran di RT 17/04, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, telah terpenuhi dengan baik. “Bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kami memastikan bantuan makanan, minum, dan kebutuhan lain, terdistribusi secara baik,” ujarnya.

Adsense

Menurut Hendra, Pemkot Jakut juga akan mengerahkan petugas kesehatan ke lokasi-lokasi pengungsian. “Kami juga akan memastikan kebutuhan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) penyintas kebakaran dapat terpenuhi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya musibah kebakaran yang terjadi.

Baca juga : Kejagung Kembali Panggil 3 Mantan Stafsus Menteri

“Tentunya kami prihatin dengan musibah kebakaran ini. Kami akan terus bekerja, melakukan penanganan pasca kebakaran,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, pihaknya telah turun ke lokasi kebakaran di Kapuk Muara. Selain memastikan keamanan lingkungan, kepolisian juga membantu mengawal proses pendistribusian bantuan.

Ketua RW 04 Kapuk, Sudiono mengatakan, bencana kebakaran yang terjadi di salah satu wilayahnya, membuat 3.200 orang menjadi pengungsi. Selain ke tenda-tenda pengungsian, warganya ada yang memilih mengungsi ke rumah kerabat atau saudara terdekat.

Banyaknya korban mengungsi dan luasnya area kebakaran di Kapuk Muara juga ramai diperbincangkan netizen di media sosial X. “Bencana kebakaran di satu RW, yang ngungsi sampai ribuan orang. Ini sih benar-benar kawasan padat penduduk. Perlu ada penataan ulang wilayah itu,” cuit akun @gourameiputih.

“Pak Pramono, coba cek legalitas lahan yang ditempati warga korban bencana. Kalau itu bukan lahan mereka, proses relokasi sebaiknya diperhitungkan secara matang,” tulis akun @dhemitTRebang.

Baca juga : Agar Ekonomi Kembali Kuat Perhatikan Kelas Menengah

“Pray For Kapuk Muara. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran di Kapuk Muara. Semoga keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan. Tapi, ini bukan cuma soal duka. Ini juga tentang wake up call,” kata @PDemokratjkt.

“Yaa Allah. Semoga ada kepastian penyebab kebakaran di Kapuk Muara. Ada yang bilang dari kompor warga, ada yang bilang dari rumah pembuat kue, ada juga yang infonya dari rumah panggung dengan material mudah terbakar. Belum ada kepastian penyebab sebenarnya. 500 rumah terbakar, 750an KK terdampak dan 2.000an orang yang mengungsi. Semoga kondisi segera kondusif dan para pengungsi segera dapat bantuan,” tutur akun @MariaAlkaff_. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense