BREAKING NEWS
 

Pengolahan Sampah Rorotan Akan Beroperasi Lagi

Deodorize Ditambah 3 Unit Buat Hilangkan Bau Busuk

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 16 Juli 2025 06:50 WIB
Bangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)=

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta berencana mengoperasikan kembali pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara. Sebab, perbaikan semua masalah sudah diatasi secara komprehensif, sehingga diyakini tidak akan menganggu kenyamanan warga.

Rencana itu muncul setelah dilakukan sejumlah peningkatan fasilitas pengendalian lingkungan di RDF Plant Rorotan. Peningkatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, setelah meninjau tempat pengolahan sampah di Kecamatan Cilincing itu, Maret 2025. Saat itu, warga mengeluhkan polusi dan bau busuk sampah.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta Asep Kuswanto menyampaikan, seluruh proses perbaikan sudah dilakukan secara komprehensif. Salah satunya, penambahan tiga unit deodorizer untuk mengendalikan bau sampah di area proses, gudang produk dan area residu.

“Deodorizer penting agar operasional fasilitas ini tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar,” kata Asep, Senin (14/7/2025).

Baca juga : Digandeng Mesra Pebisnis Ganteng

Penggunaan deodorizer itu, diputuskan Dinas LH setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas RDF Rorotan, demi memastikan operasi yang aman dan ramah lingkungan.

Dinas LH juga meningkatkan sistem pengendalian gas buang. Antara lain dengan cara mema­sang baghouse filter yang mampu menyerap senyawa kimia berba­haya. Kemudian, induced draft fan kedua untuk mengoptimalkan aliran gas ke cerobong.

Adsense

Dua alat utama yang telah ada sebelumnya, turut dimodi­fikasi agar sesuai standar emisi terbaru. “Yakni, wet scrubber dan cerobong, agar emisi yang dilepaskan ke udara, benar-benar aman dan memenuhi baku mutu lingkungan,” tuturnya

Menurut Asep, penguatan sistem pengendalian ini meru­pakan bagian dari komitmen Dinas LH dalam mendorong pengelolaan sampah modern yang tidak menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat.

Baca juga : MBS Setujui Pembangunan Kampung Haji Indonesia

RDF Plant Rorotan diharap­kan menjadi contoh fasilitas pengelolaan sampah berteknolo­gi maju di perkotaan Indonesia. “RDF Plant Rorotan adalah wujud transisi Jakarta menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Dae­rah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike mendorong Dinas LH segera mengoptimalisasi pengoperasian RDF Rorotan. Menurut­nya, fasilitas itu dapat dimanfaat­kan untuk mengurangi sampah 2.500 ton sampah di Jakarta.

Yuke berharap, RDF Rorotan dapat beroperasi secara penuh se­belum akhir 2025. “Katanya Juli akan dicoba dengan sampah yang sudah menjadi sampah pilahan,” ujar Yuke di Gedung DPRD DKI.

Selain itu, Yuke menekankan agar Dinas LH mengontrol secara penuh progres perbaikan RDF Rorotan. Caranya, mengecek se­cara berkala mesin-mesin pengo­lah sampah yang akan beroperasi.

Baca juga : Hadiri Bastille Day Di Paris, Prabowo Dihormati Macron

Dengan begitu, hasil yang di­peroleh dapat mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif. Dapat digunakan oleh industri semen dan pembangkit listrik. “Kami akan kawal terus, agar pada akhir Juli sudah ada kemajuan. Bisa kita lihat melalui uji coba kecil dengan sampah yang sudah pilahan,” ucap politisi PDIP ini.

Yuke pun mengimbau agar Dinas LH segera merampung­kan sejumlah perbaikan sistem pengolahan sampah di RDF Rorotan. Yakni, menambah teknologi penghilang bau tak sedap atau deodorizer. “Jadi, saat dibawa menggunakan angkutan, sampah sudah diberikan treat­ment dulu,” tandasnya. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense