Dark/Light Mode

Bansos Seumur Hidup Buat Lansia

Yuk, Kawal Agar Tepat Sasaran

Selasa, 15 Juli 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher. (Foto: Istimewa).
Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah berencana memberikan bantuan sosial (bansos)secara permanen atau seumur hidup bagi kelompok masyarakat rentan seperti lansia, penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher mendukung program bansos permanen tersebut. Namun, pelaksanaannya harus tepat sasaran, transparan, dan menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat rentan di lapangan. Kuncinya, data penerima bansos kudu valid dan terintegrasi.

"Mengingat masih banyak warga rentan yang belum terdata atau bahkan tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Padahal, mereka sangat membutuhkan uluran tangan negara," ujar Netty dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).

Baca juga : Wacana Haji Jalur Laut Disorot PKB Dan Gerindra

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan, masyarakat dalam kategori difabel, lansia dan ODGJ akan mendapatkan bansos abadi atau seumur hidup.

"Selain tiga ini dibatasi untuk sementara maksimal 5 tahun," kata Muhaimin usai menghadiri pengukuhan PB IKA PMII di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/7/2025)

Kembali ke Netty, dia mendorong agar program bansos disertai dengan pendampingan berkelanjutan, terutama bagi difabel produktif dan lansia aktif yang masih bisa berdaya.

Baca juga : Menperin Sebut Industri RI Sudah Siap Lepas Landas

"Harus dilakukan pendampingan psikososial, pelatihan keluarga, hingga dukungan bagi difabel berdaya sebagai bagian dari program,” tegas ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Selain itu, dia mengingatkan tentang pentingnya keterbukaan dalam proses distribusi bansos. Pemerintah mesti membuka ruang partisipasi publik dan pengawasan legislatif guna memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran.

“Transparansi dan akuntabilitas distribusi bansos wajib dijamin. Kami akan terus mengawal agar kebijakan ini berjalan adil, manusiawi dan berkelanjutan,” tegas Netty.

Baca juga : Demer Bakal Rangkul Anak Muda

Netty bilang, pemberian bansos seumur hidup tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas kebutuhan dasar warga negara yang tidak dapat memenuhi hidupnya secara mandiri akibat kondisi permanen yang mereka alami.

“Masyarakat rentan seperti lansia, difabel dan ODGJ bukan beban, tapi warga negara yang wajib dijamin kehidupannya dengan bermartabat,” ucapnya.

Terkait ratusan ribu penerima bansos yang melakukan transaksi judi online (judol), Netty meminta semua pihak, termasuk Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan evaluasi terkait temuan tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.