BREAKING NEWS
 

3 Taman Disatukan Jadi Taman Bendera Pusaka

Pedagang Minta Relokasi Ditunda Setelah Idul Fitri

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 4 Agustus 2025 06:50 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI August Hamonangan. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah (Pemprov) DKI Jakarta akan menyatukan tiga taman ikonik, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, di kawasan Pasar Barito, Jakarta Selatan (Jaksel). Semula ingin diberi nama Taman ASEAN, tapi berubah menjadi Taman Bendera Pusaka.

Pemprov DKI ingin tiga taman tersebut menjadi satu kawasan terpadu, bernama Taman Bendera Pusaka.

Groundbreaking revitalisasi tiga taman itu, akan dimulai pada 8 Agustus 2025. Karena itu, Pemprov DKI mengimbau kepada para pedagang di Pasar Barito untuk mengosongkan lapaknya, paling lambat 3 Agustus 2025. Hal ini dikeluhkan para pedagang.

Baca juga : Brisia Jodie, Grogi Dirangkul Jonathan Alden

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI August Hamonangan mengaku, menerima keluhan dari para pedagang di Pasar Barito. “Para pedagang merasa bahwa teng­gat penutupannya terlalu cepat. Selain itu, tempat baru yang akan disediakan, belum siap,” kata August, Jumat (1/8/2025).

Menurut August, Pemprov DKI akan merelokasi para pedagang Pasar Barito secara permanen ke kawasan Lenteng Agung yang juga berada di Ja­karta Selatan.

Namun, sebelum kios jadi, pedagang ditempatkan di Pasar Mampang, Jakarta Selatan. Padahal, lanjut August, kondisi Pasar Mampang kurang cocok untuk menjajakan dagangan berupa hewan dan pakan hewan.

Baca juga : Hasto Hadiri Kongres Bali, Lembong Diam Di Rumah

Menurutnya, ketika menyam­paikan keluhan, para pedagang juga meminta Pemprov DKI un­tuk memperhatikan aspek kema­nusiaan. “Tidak sedikit pedagang yang sudah memasuki usia lanjut, sehingga kesulitan untuk memin­dahkan barang dagangannya. Pemprov DKI juga harus peka terhadap hal ini,” pintanya.

Untuk itu, dia meminta agar Pemprov DKI mempertimbang­kan dan menuruti permintaan para pedagang untuk menangguhkan rencana relokasi Pasar Barito sampai dengan Idul Fitri 2026.

“Para pedagang bukan me­nolak direlokasi. Namun, mereka perlu waktu. Mereka sudah mengusulkan agar pemindahan ditunda sampai Idul Fitri tahun depan,” kata Anggota Komisi C DPRD DKI ini.

Adsense

Baca juga : Mega Resmi Ketum Merangkap Sekjen

Menurut August, penangguhan akan memberikan waktu ke­pada Pemprov DKI untuk menyelesaikan pembangunan kios-kios baru di Lenteng Agung, sembari mematangkan rencana untuk membangun Taman Bendera. “Jangan tergesa-gesa, dan utamakan rasa kemanusiaan,” pintanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense