RM.id Rakyat Merdeka -
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta menggelar Jakarta Economic Forum (JEF) Dialogue dengan tema ‘Unlocking Jakarta’s Potential through Tourism and Creative Economy’ di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Acara ini menghadirkan berbagai pihak dari pemerintahan, perbankan, akademisi, hingga pelaku usaha yang berbagi pandangan dan pengalaman dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di ibu kota.
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Iwan Setiawan menyampaikan, forum ini menjadi momen penting untuk menggali ide-ide inovatif serta masukan strategis demi mendorong Jakarta menjadi kota global yang kompetitif. Menurut Iwan, potensi besar pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi motor penggerak utama perekonomian Jakarta ke depan.
“Jika dikelola dengan baik dan cepat, sektor ini bisa menjadi kekuatan besar yang menggerakkan ekonomi Jakarta. Tidak menutup kemungkinan Jakarta akan menjadi destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif setara dengan kota-kota besar dunia seperti Bangkok, Tokyo, atau Paris,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber kreatif seperti travel blogger, profesional event audio, dan produser film berbagi pengalaman nyata dalam mendorong pertumbuhan sektor parekraf di Jakarta. Diskusi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif, yang akan dibahas lebih lanjut pada sesi policy discussion bulan Oktober 2025.
Iwan menambahkan, ekonomi Jakarta kini semakin didominasi oleh sektor jasa yang mencakup perdagangan, transportasi, akomodasi, seni, dan hiburan, yang sebagian besar terintegrasi dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Contoh nyatanya adalah event Jakarta International Marathon yang pada Juni lalu mampu memberikan kontribusi ekonomi hingga Rp 55,72 miliar dan melibatkan lebih dari seribu tenaga kerja.
Jakarta sendiri memiliki keunggulan budaya Betawi yang kaya, keindahan alam, serta warisan sejarah yang dipadukan dengan infrastruktur modern dan sistem transportasi publik yang masuk dalam daftar terbaik dunia.
Ditambah lagi, industri kreatif di bidang film, musik, fesyen, dan digital terus berkembang pesat, didukung oleh startup dan promosi berbasis media sosial.
“Semua faktor ini membuat Jakarta berpeluang untuk tidak hanya setara tapi bahkan melampaui kota-kota global lainnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutup Iwan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.