Dark/Light Mode

Menekraf Buka Indonesia Design Week

Industri Kreatif Jadi Senjata Baru Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 14 September 2025 07:00 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya, saat membuka Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Indonesia Design District PIK 2, Tangerang, Jumat (12/9/2025). (Foto: ekraf).
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya, saat membuka Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Indonesia Design District PIK 2, Tangerang, Jumat (12/9/2025). (Foto: ekraf).

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri kreatif (Ekraf) bakal menjadi mesin baru ekonomi nasional. Bahkan, Ekraf diyakini mampu mendorong Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Hal ini ditegaskan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya, saat membuka Indonesia Design Week (IDW) 2025 di Indonesia Design District PIK 2, Tangerang, Jumat (12/9/2025).

Dalam sambutannya, Teuku Riefky percaya pelaku kreatif akan memegang peran penting membentuk masa depan ekonomi yang lebih beragam dan berkelanjutan. “Ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional dan bagian dari visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya dalam siaran pers, di ajang IDW, Sabtu (13/9/2025).

Dia mengungkapkan, saat ini Pemerintah menyiapkan strategi untuk mendukung semua subsektor kreatif tumbuh bersama dan memberi dampak ekonomi. Riefky menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan swasta melalui kolaborasi hexahelix. Kolaborasi ini melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media, dan investor untuk menciptakan ekosistem kreatif yang sehat.

Baca juga : Tito Instruksikan RT/RW Hidupkan Lagi Siskamling

“Kolaborasi ini memastikan desainer bisa berinovasi, memperluas akses pasar, dan menghadirkan karya yang berdampak,” jelasnya.

Dia ingin ekosistem kreatif terus berkembang dan memberi kontribusi nyata untuk ekonomi nasional. Eks legislator ini menegaskan Pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor. “Diharapkan pelaku kreatif berani bereksperimen, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan karya yang mendunia,” harapnya.

CEO Indonesia Design District Ipeng Widjojo juga bicara soal pentingnya peran kreator. Menurutnya, IDW 2025 adalah platform nyata yang memperlihatkan bagaimana desain menghubungkan budaya lokal dengan dunia global. “Tahun ini desain menjadi identitas dan cerita yang mengangkat inovasi dari Indonesia,” ujar Ipeng.

Baca juga : Barisan Relawan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran

Ipeng menuturkan, karya yang ditampilkan tidak hanya estetis, tapi juga punya nilai cerita dan fungsi. Kreator yang hadir diharapkan bisa memperkuat jejaring kerja. Mereka bisa menemukan peluang baru, membangun kerja sama, bahkan menembus pasar internasional.

Adapun IDW 2025 berlangsung dari 12 sampai 20 September. Ajang ini menjadi ruang para desainer, arsitek, dan pelaku industri kreatif menampilkan karya, berdiskusi, dan membuka peluang kolaborasi. Di acara ini ada pameran produk, lokakarya interaktif, talkshow inspiratif, peluncuran produk, dan sesi networking. Rangkaian ini dirancang agar kreator bisa belajar, saling berbagi pengalaman, sekaligus memperluas pasar.

Ajang ini diharapkan bisa memicu lahirnya karya yang mengangkat identitas Indonesia ke dunia internasional. Antusiasme pengunjung di hari pertama menyedot perhatian.

Baca juga : Kirimkan Bantuan, Parpol Peduli Banjir Bali

Banyak yang datang untuk melihat langsung pameran dan mendengar cerita di balik karya para desainer. Ada pengunjung berdiskusi membuat acara ini seperti pertemuan komunitas besar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.