BREAKING NEWS
 

Pemprov DKI Siagakan 584 Pasukan Putih untuk Layani Disabilitas dan Lansia

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Senin, 3 November 2025 19:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 584 anggota Pasukan Putih untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan bagi warga, khususnya penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) di seluruh wilayah Jakarta. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan hal tersebut saat membuka Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

"Pemerintah Jakarta betul-betul berkeinginan untuk membuat ekosistem ketenagakerjaan Jakarta yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Pramono.

Baca juga : Kementerian Investasi Dan NTT Perkuat Hilirisasi Inklusif Disabilitas

Program Pasukan Putih menjadi salah satu inovasi Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung pelayanan publik yang responsif terhadap kelompok rentan. 

“Yang kedua kita punya yang namanya pasukan putih, yang jumlahnya 584, yang akan hadir kalau ada lansia dan disabilitas di mana saja mereka mengeluh tentang kesehatannya, maka bisa menghubungi pasukan putih ini,” kata Pramono.

Adsense

Menurutnya, keberadaan pasukan putih telah mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat, terutama dari kelompok disabilitas dan lansia. Mereka dianggap sigap, tanggap, dan memiliki empati tinggi terhadap warga yang dilayani.

Baca juga : SOKSI Bagikan 5.000 Paket Sembako untuk Rakyat dalam Rangka HUT ke-61 Golkar

Pasukan Putih tidak hanya sekadar memberikan pelayanan medis dasar, tetapi juga menjadi teman pendamping bagi warga yang membutuhkan. Dalam satu hari, satu anggota pasukan putih dapat menangani hingga beberapa lokasi berbeda.

“Karena mereka begitu ditelepon, sehari itu bisa sampai satu pasukan putih bisa sampai 5-6 tempat mereka berinteraksi berhubungan dengan para disabilitas yang ada di Jakarta,” jelas Gubernur.

Selain itu, Pemprov DKI juga terus memperluas fasilitas publik yang ramah bagi disabilitas, mulai dari sekolah khusus, layanan transportasi gratis, hingga aksesibilitas di halte dan stasiun.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Modifikasi Cuaca 25 Hari ke Depan Antisipasi Hujan Ekstrem

“Bahkan kalau kita naik transportasi di Jakarta, sekarang ini disabilitas termasuk 15 golongan yang kita gratiskan,” jelasnya.

Ia juga berjanji akan terus memperbaiki fasilitas publik agar semakin ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia.

"Keluhan yang paling utama memang tidak semua halte ramah terhadap mereka, termasuk yang menggunakan MRT, tidak semua stasiun MRT itu ramah, tetapi sebagian besar sekarang ini sudah mulai ramah terhadap kelompok disabilitas,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense