Sebelumnya
“Apel dan simulasi Jaga Jakarta dari Banjir agar menjadi gerakan bersama seluruh unsur Pemerintah Provinsi DKI, TNI, Polri, relawan dan masyarakat,” katanya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI, Jumat (31/10/2025), pukul 07.00 WIB, tercatat ada 11 RT yang kebanjiran. Yang cukup parah, ketinggian air di wilayah Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, mencapai 150 centimeter (1,5 meter) di beberapa titik tertentu.
BPBD DKI Jakarta pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada jika terjadi hujan besar pada awal bulan November 2025.
Baca juga : Gubernur Riau Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Dan Gratifikasi
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pramono menjelaskan, curah hujan tinggi hingga sangat tinggi akan terjadi mulai awal November hingga Februari 2026.
Potensi banjir pun masih ada, seperti yang terjadi di kawasan Kemang Raya, Bangka, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025) sore. Selain karena curah hujan tinggi, kebocoran tanggul di kawasan Kemang Village, menurut Pram, terjadi akibat adanya retakan pada tanggul milik developer perumahan dan pusat bisnis mewah itu yang membuat air Kali Krukut meluap hingga ke jalan raya.
“Kondisi tersebut diperparah curah hujan tinggi, dan sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air,” jelas Pram.
Baca juga : Bekuk PSG Dengan 10 Pemain, Bayern Calon Juara
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah upaya untuk menghadapi musim hujan. Di antaranya adalah pengerukan sungai dan waduk, serta penyiapan pompa air.
“Yang pertama, melakukan pengerukan di 1.803 titik sungai dan waduk, dengan volume mencapai 721.243 meter kubik, untuk meningkatkan daya tampung air,” ucap Pram.
Selain itu, ia menyebut Pemprov telah menyiapkan 560 pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 pompa mobile, didukung 258 ekskavator, 449 dump truck, serta sarana pendukung lainnya. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.