RM.id Rakyat Merdeka - Politisi Kebon Sirih mendukung penuh program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu siswa menebus ijazahnya yang tertahan di sekolah karena tidak mampu membayar biaya administrasi. Sebab, tanda kelulusan sekolah tersebut sangat penting untuk membantu warga mencari pekerjaan maupun ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya.
Sepanjang 2025, Pemprov DKI telah menebus 6.050 ijazah dengan alokasi anggaran sekitar Rp 14,9 miliar.
Langkah tersebut mendapat apresiasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dina Masyusin.
Baca juga : Fulham Vs Chelsea, Ujian Stabilitas Di Fase Transisi
Anggota Komisi E ini menilai, program Pemutihan Ijazah tersebut sudah berada di jalur yang tepat dan terbukti memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Karena itu, Dina mendorong Pemprov DKI mempercepat pelaksanaan serta memperluas cakupan bantuan agar semakin banyak warga yang terbantu. “Program ini sudah berjalan baik, tinggal ditingkatkan skalanya,” kata Dina, Jumat (2/1/2026).
Dengan kemampuan anggaran dan kolaborasi lintas pihak, Dina optimistis Pemprov DKI mampu menuntaskan 25.000 hingga 30.000 ijazah dalam satu tahun.
Baca juga : Berlaga Di Malaysia Open, Fajar/Fikri Merasa Mulai Dari Nol Lagi
Menurutnya, Pemutihan Ijazah tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dirancang sebagai solusi jangka panjang agar persoalan penahanan ijazah tidak terus berulang.
“Jadi yang terpenting, program ini jangan berhenti sebagai simbol kepedulian, tapi benar-benar menjadi solusi sistemik agar ijazah tidak lagi menjadi hambatan masa depan warga,” ujar politisi Perindo tersebut.
Dina menambahkan, Pemprov DKI perlu memandang program ini sebagai investasi sosial, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Selain sekolah umum, ia juga menyoroti perlunya dukungan bagi siswa madrasah, mengingat masih banyak yang menghadapi persoalan penahanan ijazah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.