BREAKING NEWS
 

Dewan Dukung Program Pembebasan Ijazah Tertahan

Bukti Kelulusan Sekolah Bantu Warga Cari Kerja

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 7 Januari 2026 06:25 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dina Masyusin. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Dengan dorongan tersebut, Komisi E berharap program Pemutihan Ijazah tidak hanya menghapus beban administrasi, tetapi membuka akses pendidikan dan peluang kerja yang lebih luas bagi warga Jakarta. “Meskipun madrasah kewenangannya ada di Kementerian Agama, tapi setidaknya Pemprov DKI harus membantunya apalagi mereka merupakan warga Jakarta,” ucapnya. 

Di penghujung 2025, tepatnya Selasa (30/12/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara simbolis menyerahkan bantuan Pemutihan Ijazah tahap kelima Tahun 2025 kepada 2.753 peserta didik. Total bantuan yang disalurkan pada tahap ini mencapai Rp 2,8 miliar. 

Tahap kelima menjadi penutup Program Pemutihan Ijazah sepanjang 2025. “Pada tahap kali ini, lebih dari seribu penerima berasal dari madrasah. Artinya, program ini menyasar seluruh jenjang dan jenis sekolah, baik negeri, swasta, maupun madrasah,” kata Pram. 

Baca juga : Fulham Vs Chelsea, Ujian Stabilitas Di Fase Transisi

Pram menegaskan, Program Pemutihan Ijazah akan terus menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta. Program ini merupakan wujud keberpihakan Pemerintah Daerah dalam membantu peserta didik yang terkendala biaya administrasi ijazah, sekaligus memperluas akses pendidikan yang adil dan inklusif. 

Ia mengungkapkan, kasus ijazah tertahan masih cukup banyak terjadi, terutama di sekolah swasta. Bahkan, ditemukan ijazah yang tertahan hingga 27 tahun. Dari 2.753 penerima bantuan tahap kelima, sebanyak 1.265 orang merupakan siswa madrasah dan 1.488 siswa berasal dari sekolah swasta. 

“Kami berharap (di 2026) jumlah penerima dapat berada pada kisaran yang sama seperti tahun 2025,” ucapnya. 

Baca juga : Berlaga Di Malaysia Open, Fajar/Fikri Merasa Mulai Dari Nol Lagi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan, pelaksanaan tahap kelima merupakan kelanjutan dari rangkaian Program Pemutihan Ijazah. Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 117 siswa, tahap kedua 371 siswa, dan tahap ketiga 820 siswa. 

“Tahap keempat gelombang pertama kepada 744 siswa dan gelombang kedua kepada 1.238 siswa,” ujar Nahdiana. Menurutnya, program ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk kolaborasi pendanaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi DKI Jakarta. 

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur atas arahan dan bimbingannya, serta kepada para kolaborator, khususnya Baznas DKI Jakarta, yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program ini,” pungkasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense