BREAKING NEWS
 

Pramono Bakal Benahi Kesemrawutan Pasar Palmerah

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Senin, 23 Februari 2026 15:40 WIB
Pengemudi Ojek Online tumpah ruah dan menyebabkan kemacetan parah di jalanan depan stasiun Palmerah yang mengarah ke Senayan. (Foto: Indra Hadi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyoroti kondisi kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Barat, yang kembali terlihat semrawut. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berjanji segera melakukan pembenahan, mulai dari penataan akses pejalan kaki menuju Stasiun Palmerah hingga penertiban angkutan kota (angkot) yang kerap ngetem sembarangan.

“Mengenai pasar yang ada di Palmerah. Karena di Palmerah memang kita segera akan lakukan perbaikan seperti di Cikini. Karena di Palmerah itu orang untuk ke stasiun itu harus sebagian masih lompat pagar, persis seperti yang kemarin kita selesaikan di Cikini," kata Pramono di Balai Kota, jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). 

Akses ke Stasiun Jadi Sorotan

Baca juga : Bamsoet Yakini Kesepakatan Dagang RI-AS Dorong Daya Saing Industri Dalam Negeri

Pramono menegaskan, salah satu persoalan utama di kawasan tersebut adalah akses masyarakat menuju stasiun yang belum tertata dengan baik. Ia menyebut, kondisi warga yang masih harus melompat pagar untuk menuju stasiun menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Adsense

“Karena di Palmerah itu orang untuk ke stasiun itu harus sebagian masih lompat pagar, persis seperti yang kemarin kita selesaikan di Cikini," katanya. 

Menurutnya, pola penataan yang telah diterapkan di kawasan Cikini akan menjadi model penyelesaian di Palmerah.

Baca juga : Eliano Reijnders Sebut Lini Belakang Kunci Kemenangan Atas Persita

“Karena harus bekerja sama dengan KAI. Di situ kan problem-nya yang memiliki stasiun itu adalah KAI. Sehingga dengan demikian, apa yang kami lakukan di Cikini kemudian dibangun pelican crossing, itu menyelesaikan persoalan yang ada di Cikini," tuturnya. 

Penertiban Angkot dan Penataan Pedagang

Selain akses stasiun, Pemprov DKI juga akan menertibkan angkot yang kerap berhenti atau ngetem sembarangan di sekitar pasar dan stasiun. Keberadaan angkot yang tidak tertib dinilai memperparah kemacetan serta membuat kawasan terlihat semrawut.

“Dan untuk Palmerah akan kami lakukan yang sama, termasuk pedagang nantinya kalau itu sudah bisa dilakukan, maka orang tidak bisa (sembarangan), terutama angkot dan sebagainya ngetem sembarangan," terang Pramono. 

Baca juga : Sertifikasi Halal Berlaku untuk Semua Makanan dari Amerika

Penataan juga akan menyasar pedagang yang berjualan tidak tertata, dengan harapan kawasan Pasar Palmerah menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman bagi pejalan kaki maupun pengguna transportasi umum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense