Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Wanti-wanti Perang Sarung Bisa Picu Tawuran Antar Warga
Kamis, 19 Februari 2026 11:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan, termasuk fenomena tawuran yang dikenal dengan istilah “perang sarung”.
"Tawuran pakai sarung. Saya baru denger ini. Intinya beginilah, kita menyambut bulan Suci Ramadan ini dengan hal-hal baik," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Baca juga : Kedatangan Pasukan Perdamaian Indonesia Bisa Cegah Ambisi Israel Aneksasi Gaza
Terkait fenomena “perang sarung” yang kerap dikaitkan dengan aksi tawuran remaja saat Ramadan, Pramono berharap hal tersebut tidak terjadi di Jakarta.
"Dan saya termasuk yang meyakini bahwa apapun termasuk perang sarung yang kamu lakukan itu mudah-mudahan gak terjadi," katanya.
Baca juga : DPR: Tantangan Industri Pertahanan Bergantung Kebijakan-Dukungan Pembiayaan
Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road (SOTR), tawuran hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
“Ada tempat-tempat, lokasi-lokasi, yang memang itu menjadi yang biasa dilaksanakan tawuran dan sebagainya itu kita double pengamanannya,” kata Satriadi, Rabu (18/2/2026).
Baca juga : Menko Zulhas Apresiasi Peran Polri Dukung Program Pangan
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Pemprov Jakarta, terdapat 43 titik rawan tawuran di Jakarta.
“Kalau titik rawan tawuran tuh sekitar ada 43 titik rawan tawuran ya di DKI Jakarta itu berdasarkan data dari Kesbangpol. Kita antisipasi, tapi kantetap saja sifatnya dia tidak ada insidentilnya lah gitu loh. Ini tetap monitoring wilayah itu penting bagi kita,” imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya