BREAKING NEWS
 

Tinjau RDF Rorotan, Ketua DPRD DKI Pastikan Optimalisasi Pengolahan Sampah

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 12 Maret 2026 10:38 WIB
Ketua DPRD DKI Khoirudin saat meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Rabu (11/3/2026). (Foto: Dok. DPRD DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan optimalisasi pengelolaan sampah di Jakarta sekaligus menindaklanjuti peristiwa longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang kembali menelan korban.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menilai pengembangan fasilitas RDF menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap Bantargebang yang saat ini telah mengalami kelebihan kapasitas.

Baca juga : Ketum Projo Ajak Seluruh Kader Optimistis Di Tengah Keterbatasan

Dalam kesempatan tersebut, Khoirudin menyampaikan duka cita mendalam atas insiden longsor yang terjadi di Bantargebang.

Dia menegaskan bahwa volume sampah Jakarta yang sangat besar menuntut adanya solusi jangka panjang dan sistem pengelolaan yang lebih modern.

Adsense

“Jakarta memproduksi sekitar 8.700 ton sampah setiap hari. Jika tidak disiapkan solusi permanen, maka risiko seperti longsor di Bantargebang bisa terus berulang. Karena itu pemerintah telah menganggarkan dana triliunan rupiah untuk pembangunan fasilitas RDF agar pengolahan sampah Jakarta berjalan maksimal, aman bagi lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Khoirudin.

Baca juga : Sambut Lebaran, Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan BBM

Dia mengatakan,  bahwa pembangunan fasilitas RDF merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah Jakarta.

Saat ini RDF Rorotan masih beroperasi secara bertahap dengan kapasitas pengolahan sekitar 700 ton sampah per hari, dan ditargetkan meningkat hingga 2.500 ton per hari setelah operasional berjalan optimal serta seluruh sistem pendukung terpenuhi.

“Fasilitas RDF seperti di Rorotan ini adalah bagian dari solusi jangka panjang. Jika dibangun di beberapa titik, kita bisa mengurangi beban sampah ke Bantargebang hingga sekitar 30 persen,” ucapnya.

Baca juga : Wakil Ketua DPRD DKI Minta Pengelolaan Sampah Bantargebang Diperbaiki

Dalam kunjungan tersebut, Khoirudin juga menerima paparan dari pengelola terkait sejumlah tantangan operasional RDF, mulai dari proses pengangkutan sampah hingga pengendalian dampak lingkungan seperti bau dan emisi.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh warga Jakarta untuk mulai memilah sampah dari rumah, karena pengelolaan yang baik di hulu akan menentukan keberhasilan sistem pengolahan sampah di hilir,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense