Dark/Light Mode

Wakil Ketua DPRD DKI Minta Pengelolaan Sampah Bantargebang Diperbaiki

Senin, 9 Maret 2026 16:21 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. Foto: DPRD DKI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengucapkan duka mendalam atas terjadinya longsor di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Dia mendoakan para korban husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Wibi minta kejadian ini harus menjadi evaluasi serius. Keselamatan para pekerja dan warga di sekitar TPST Bantargebang harus menjadi prioritas utama.

“Ke depan perlu penguatan standar keselamatan kerja, pengawasan area penumpukan sampah, pengaturan zona kerja yang lebih aman, serta penggunaan alat berat dan sistem monitoring yang lebih baik untuk mencegah potensi longsor,” kata Wibi kepada Rakyat Merdeka, Senin (9/3/2026).

Baca juga : Biar Makin Solid, Ketua Demokrat Jakarta Minta Kader Sering Berkumpul

Selain itu, Koordinator Komisi D ini minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus terus mempercepat pengurangan sampah dari hulu, meningkatkan teknologi pengolahan sampah, serta memperbaiki sistem pengelolaan di Bantargebang agar lebih aman dan modern.

“Tujuannya jelas, agar kejadian seperti ini tidak terulang dan para pekerja bisa bekerja dengan jaminan keselamatan yang lebih baik,” ujarnya.

TPST Bantargebang mengalami longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.18 WIB. Peristiwa ini menimpa sejumlah truk sampah yang tengah mengantre untuk membongkar muatan. Empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Baca juga : Waspada Aritmia, Gangguan Irama Jantung Mematikan

Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta menyebutkan, korban tewas terdiri dari Enda Widayanti (25), pemilik warung; Sumine (60), pemilik warung; Dedi Sutrisno, sopir truk sampah; serta Irwan Suprihatin, sopir truk sampah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, longsor terjadi saat aktivitas pengangkutan sampah sedang berlangsung di area TPST Bantargebang.

Menurut Isnawa, hujan lebat yang disertai angin kencang diduga menjadi salah satu pemicu longsor di area tersebut.

Baca juga : Enam Penerima Beasiswa DPM Ikuti Pembekalan, Siap Berangkat Ke China

“Saat truk sampah sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan, tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa kurang lebih lima unit truk sampah,” ujar Isnawa, Minggu (8/3/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.