Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rutin Gelar Santunan Ramadan
Ketum Projo Ajak Seluruh Kader Optimistis Di Tengah Keterbatasan
Rabu, 11 Maret 2026 11:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Organisasi Kerakyatan DPP Projo rutin menggelar buka puasa bersama dan memberi santunan kepada anak yatim dan duafa di setiap Ramadan.
"DPP Projo tetap konsisten berbakti kepada kaum rentan," kata Ketum Projo Budi Arie Setiadi di DPP Projo, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Dalam suasana hangat penuh dan kebersamaan, Budi Arie juga memberi arahan kepada pimpinan Projo di daerah menghadapi situasi nasional dan global akhir-akhir ini.
Baca juga : Mukhtarudin: Kami Terus Tingkatkan Kewaspadaan Dan Pendataan
"Kita harus jujur pada realitas bahwa situasinya memang tidak mudah, ini bukan hanya di Indonesia. Banyak negara juga meghadapi situasi yang sama bahkan lebih parah akibat ketegangan global," ucap Budi.
Meskipun begitu, Budi Arie terus mengajak kader-kader Projo tetap membagun optimismisme, bahkan turun tangan membantu Pemerintah dengan segala keterbatasan organisasi.
Karena dirinya memiliki tanggung jawab moril untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo.
Baca juga : Gelar Safari Ramadan, Golkar Kalsel Minta Kader Dukung Pembangunan Daerah
"Projo ini bukan saja organ pendukung Prabowo-Gibran. Kita melampaui dari itu, ya inisiator, ya martir. Dan kepada teman-teman daerah saya berterima kasih, terhadap konsistensi membantu program prioritas Presiden Prabowo. Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada pada kita," kata Budi Arie.
Hal ini sejalan dengan Presiden Prabowo yang menegaskan kondisi bangsa masih menghadapi banyak kendala, banyak kesulitan, dan banyak kekurangan.
"Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas," kata Prabowo, Senin (9/3/2026).
Baca juga : Konsolidasi Ramadan, Ketua Demokrat Jakarta Perkuat Kader Hingga Relawan
Prabowo tak menampik dan mengakui ada jajarab yang memiliki kinerja luar biasa. Tetapi di sisi lain, kepala negara memberikan sorotan terhadap mereka yang mengecewakan. Presiden juga sangat meyadari bayak jajaran pembantu Presiden yang tak layak dan gagal menjalankan program prioritas Pemerintah.
"Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis," tutup Presiden pada peresmian 218 Jembatan, Senin (9/3/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya