BREAKING NEWS
 

Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Bakal Naik, Dipastikan Di Atas Rp 10 Ribu

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 9 Juni 2026 16:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tarif layanan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut dilakukan seiring pengembangan layanan transportasi publik yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, termasuk rute Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Meski memastikan adanya perubahan tarif, Pramono menegaskan besaran tarif baru masih dalam tahap pembahasan. 

"Mengenai tarif dalam waktu dekat seperti yang saya sampaikan ketika secara resmi mencanangkan Blok M ke Soekarno-Hatta," kata Pramono di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (9/6/2026).

Tidak Realistis

Menurut Pramono, tarif Rp 3.500 yang selama ini identik dengan layanan Transjakarta dinilai tidak realistis jika diterapkan pada rute Transjabodetabek yang melayani perjalanan hingga Bandara Soekarno-Hatta. 

Baca juga : Subsidi Bengkak, Pramono Bakal Naikkan Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa tarif layanan Transjabodetabek ke depan akan disesuaikan dengan karakteristik layanan dan kebutuhan operasional yang berbeda dibandingkan layanan transportasi dalam kota.

"Dan waktu itu saya juga menyampaikan enggak mungkin Blok M-Soekarno-Hatta itu Rp 3.500 karena naik Damri, naik yang lain itu sudah rata-rata di atas 100.000," ujar Pramono.

Masih Digodok

Saat ditanya mengenai kemungkinan tarif Transjabodetabek berada pada kisaran Rp 10.000, Pramono belum memberikan jawaban pasti. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait tarif masih menunggu hasil pembahasan dan akan diumumkan setelah seluruh proses kajian selesai dilakukan.

Adsense

"Maka dengan demikian akan ada penyesuaian, angkanya akan segera diputuskan dalam waktu dekat ini," ujarnya. 

Baca juga : Tarif Rp 3500, Ini Titik PemberhentianTransjabodetabek Blok M–Soekarno-Hatta

Saat ditanya mengenai kabar tarif Transjabodetabek akan dimulai dari Rp 10 ribu, Pramono belum memberikan kepastian.

"Nanti saya putuskan," ujarnya singkat.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek menyusul pengoperasian sejumlah rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, termasuk rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Pramono menjelaskan bahwa salah satu alasan utama dilakukannya evaluasi tarif adalah tingginya subsidi yang diberikan pemerintah pada sejumlah rute. 

Baca juga : TransJabodetabek Blok M–Soekarno Hatta Mulai Beroperasi Kamis 12 Maret 2026

"Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026). 

Lebih lanjut, pada 12 Maret 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Pramono juga menargetkan penyesuaian tarif dilakukan dalam dalam tiga bulan sejak rute tersebut diresmikan.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI berencana membahas tarif rute tersebut ke depannya dengan kisaran Rp 10.000 atau Rp 15.000. Namun, Pramono akan memutuskan tarifnya setelah rute tersebut beroperasi selama tiga bulan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense