Dark/Light Mode

Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Dijadwalkan Mulai Mengaspal Pekan Depan

Rabu, 4 Februari 2026 09:58 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan kawasan Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada pekan depan. 

“Minggu depan saya akan membuka rute baru dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Rute ini akan langsung dari Blok M ke Soekarno-Hatta," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Indonesia Economic Summit, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Gubernur DKI Jakarta menjelaskan, pembukaan rute Blok M–Soetta merupakan bagian dari pengembangan layanan Transjabodetabek yang sebelumnya telah menghubungkan berbagai kawasan penyangga menuju pusat Jakarta, khususnya Blok M sebagai simpul transportasi.

Baca juga : 2 Rekrutan Anyar Persija Mulai Tunjukkan Peran

“Jadi intinya begini, Transjabodetabek kan kita sudah buka dari Alam Sutera - Blok M, kemudian PIK 2 - Blok M, dari Bogor - Blok M, Ancol - Blok M," katanya. 

Menurut Pramono, konektivitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah tengah mempersiapkan detail teknis rute, termasuk jalur dan operasional, sebelum resmi diluncurkan.

"Tetapi intinya, saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapa pun yang selama ini misalnya menggunakan Damri atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan Transjakarta yang biayanya relatif murah, hanya 3.500," jelasnya. 

Baca juga : Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Tidak Akan Ganggu Trayek Lama

Selain tarif murah, Pramono menilai rute Blok M–Soetta akan lebih cepat karena memanfaatkan jalur khusus bus. 

“Sehingga dengan demikian, ini akan memudahkan siapa pun yang akan berangkat atau kembali, yang menggunakan transportasi pesawat, mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja. Apakah itu MRT, TransJakarta, dan sebagainya," kata Pramono. 

Pramono optimistis rute Blok M–Soetta akan memiliki tingkat keterisian tinggi, seperti rute Transjabodetabek Blok M–Bogor yang saat ini hampir selalu penuh setiap hari. 

Baca juga : Tinjau Banjir Lamongan, Khofifah Usulkan Normalisasi Bengawan Jero

“Saat ini, hampir setiap hari bus di rute tersebut selalu penuh. Artinya, layanan ini akan efektif untuk mengurangi penggunaan transportasi pribadi seperti mobil," tutup Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.