Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Dijadwalkan Mulai Mengaspal Pekan Depan
Rabu, 4 Februari 2026 09:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan kawasan Blok M dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada pekan depan.
“Minggu depan saya akan membuka rute baru dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Rute ini akan langsung dari Blok M ke Soekarno-Hatta," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Indonesia Economic Summit, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Gubernur DKI Jakarta menjelaskan, pembukaan rute Blok M–Soetta merupakan bagian dari pengembangan layanan Transjabodetabek yang sebelumnya telah menghubungkan berbagai kawasan penyangga menuju pusat Jakarta, khususnya Blok M sebagai simpul transportasi.
Baca juga : 2 Rekrutan Anyar Persija Mulai Tunjukkan Peran
“Jadi intinya begini, Transjabodetabek kan kita sudah buka dari Alam Sutera - Blok M, kemudian PIK 2 - Blok M, dari Bogor - Blok M, Ancol - Blok M," katanya.
Menurut Pramono, konektivitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah tengah mempersiapkan detail teknis rute, termasuk jalur dan operasional, sebelum resmi diluncurkan.
"Tetapi intinya, saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapa pun yang selama ini misalnya menggunakan Damri atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan Transjakarta yang biayanya relatif murah, hanya 3.500," jelasnya.
Baca juga : Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Tidak Akan Ganggu Trayek Lama
Selain tarif murah, Pramono menilai rute Blok M–Soetta akan lebih cepat karena memanfaatkan jalur khusus bus.
“Sehingga dengan demikian, ini akan memudahkan siapa pun yang akan berangkat atau kembali, yang menggunakan transportasi pesawat, mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja. Apakah itu MRT, TransJakarta, dan sebagainya," kata Pramono.
Pramono optimistis rute Blok M–Soetta akan memiliki tingkat keterisian tinggi, seperti rute Transjabodetabek Blok M–Bogor yang saat ini hampir selalu penuh setiap hari.
Baca juga : Tinjau Banjir Lamongan, Khofifah Usulkan Normalisasi Bengawan Jero
“Saat ini, hampir setiap hari bus di rute tersebut selalu penuh. Artinya, layanan ini akan efektif untuk mengurangi penggunaan transportasi pribadi seperti mobil," tutup Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya