BREAKING NEWS
 

Kenneth DPRD DKI Pastikan Pembangunan Flyover Latumenten On The Track

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 3 Juli 2026 19:30 WIB
Foto: DPRD DKI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus dikebut dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Infrastruktur yang diproyeksikan mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen itu ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth, Kamis (2/7/2026).

"Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track. Mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti," ujar Kenneth.

Legislator PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Kent itu mengungkapkan, pembangunan Flyover Latumenten berawal dari aspirasi warga yang tinggal di sekitar perlintasan kereta api.

Saat melakukan kunjungan kerja dalam masa reses pada 2024, warga meminta solusi untuk mengatasi kemacetan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

"Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini saat reses. Warga meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan akibat padatnya perlintasan kereta," ungkap anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.

Karena saat itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki anggaran pembangunan, Kenneth meminta dilakukan kajian terlebih dahulu.

Baca juga : Pramono Prioritaskan Pembangunan Rusun Marunda Klaster C dan Rorotan 9

Setelah kajian selesai, proyek Flyover Latumenten masuk tahap lelang dan mulai dikerjakan pada penghujung 2025.

"Akhirnya saya minta dibuatkan kajian terkait permasalahan ini. Setelah itu masuk proses lelang dan sekarang hasilnya sudah mulai terlihat. Mudah-mudahan selesai tepat waktu seperti yang diharapkan Pak Gubernur," katanya.

Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI itu menjelaskan, Flyover Latumenten nantinya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum, seperti KRL Commuter Line, Transjakarta, dan JakLingko.

Kawasan tersebut juga akan dilengkapi skywalk, halte Transjakarta terintegrasi, lift, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Menurut Kenneth, konsep tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna transportasi, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, hingga masyarakat yang membawa barang atau kereta bayi.

Kehadiran fasilitas integrasi tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pejalan kaki yang berpindah moda transportasi.

Adsense

"Dengan adanya skywalk yang terkoneksi langsung dengan halte Transjakarta dan Stasiun KRL, masyarakat tidak perlu lagi menyeberang di tengah padatnya arus lalu lintas," ujarnya.

Baca juga : Mandiri Taspen Pastikan Layanan Di Purwokerto Tetap Normal

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan Flyover Latumenten menelan anggaran sebesar Rp 259 miliar.

Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.

Menurut Pramono, Flyover Latumenten merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan masyarakat karena berada di kawasan yang selama ini menjadi titik kemacetan.

"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena di sini, pagi, siang, maupun sore, tingkat kemacetannya sangat tinggi," kata Pramono.

Setelah flyover selesai dibangun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut.

Langkah itu dilakukan untuk menghilangkan hambatan lalu lintas akibat buka-tutup perlintasan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Menurut Pramono, seluruh kendaraan nantinya akan diarahkan melintasi flyover sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api.

Baca juga : Kejati DKI Jakarta Kembali Tahan Eks Pejabat Kementerian PU di Kasus Suap Proyek

"Sehingga siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga tidak menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi," ujarnya.

Pramono berharap, Flyover Latumenten dapat mengurangi kemacetan secara signifikan, mempercepat waktu tempuh pengguna jalan, sekaligus memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta Barat.

Ia optimistis proyek tersebut dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat pada akhir tahun.

Atas pembangunan tersebut, Wakil Camat Grogol Petamburan, Pradana Putra, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth.

Menurutnya, pembangunan flyover merupakan realisasi aspirasi warga yang telah dinantikan selama puluhan tahun.

"Ini penantian warga puluhan tahun. Alhamdulillah terealisasi. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan," pungkas Pradana Putra.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense