RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum bersama dinas terkait mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pencurian komponen konektor atau kopling sambungan hidran milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) di sejumlah wilayah Jakarta.
Menurutnya, aksi pencurian tersebut dapat mengganggu upaya penanganan kebakaran karena hidran merupakan salah satu sumber pasokan air utama bagi petugas pemadam.
Baca juga : Berjarak 1,6 KM Dari Rumah Pramono, Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Molor Setahun
"Kebetulan saya sudah melihat itu dan saya sudah meminta kepada Satpol PP dan dinas terkait terutama untuk Damkar, maka yang seperti itu harus tetap dimonitor dan dijaga," kata Pramono di Ciangir, Legok, Tangerang, Jumat (31/7/2026).
Pramono mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima laporan mengenai hilangnya sejumlah komponen hidran di beberapa lokasi.
"Memang benar ada di beberapa taman dan juga bangunan yang hidrannya diambil," katanya.
Ia juga menyinggung salah satu kejadian ketika air sempat meluap akibat kondisi hidran yang mengalami gangguan. Namun, menurutnya, permasalahan tersebut dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
Baca juga : Ngebet Ingin Jual Obligasi, Pramono Minta Menkeu Purbaya Kebut Kaji Regulasi
"Kemarin kebetulan memang airnya sempat meluap tapi akhirnya kan segera ditutup. Jadi saya memang mengharapkan betul dan saya meminta aparat penegak hukum dan juga dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut," tutup Pramono.
Sebelumnya, puluhan komponen konektor atau kopling sambungan hidran dilaporkan hilang dicuri di Jakarta Timur. Salah satu kasus terbaru terekam di Duren Sawit pada Juli 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.