Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KCIC Perluas Pemanfaatan Energi Terbarukan Biodiesel B40 pada Kereta Perawatan
- BRI Perkuat Peran Penggerak Ekonomi Kerakyatan Lewat Pembiayaan Perumahan
- Mariano Peralta Siap Adaptasi dengan Skuad Maung Bandung
- BAZNAS-Kemnaker Siapkan Penyandang Disabilitas Masuk Dunia Kerja
- Duh, Komponen Hidran Damkar di Jakarta Banyak Digarong Rayap Besi
Ngebet Ingin Jual Obligasi, Pramono Minta Menkeu Purbaya Kebut Kaji Regulasi
Kamis, 30 Juli 2026 09:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang tengah mengkaji penerbitan obligasi daerah untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi peluang dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Ibu Kota apabila kajian telah rampung dan kebijakan dapat diterapkan.
Baca juga : Pramono Pede DKI Obligasi Daerah Tidak Bebani Keuangan Daerah
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono usai meresmikan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh (EMV Contactless) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
"Kalau dilakukan kajian kami terima kasih kepada Menteri Keuangan, mohon kajiannya disegerakan," kata Pramono.
Baca juga : Prabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara merespons rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerbitkan obligasi senilai Rp 3,5 triliun.
Purbaya mempertanyakan alasan Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi, padahal daerah tersebut masih memiliki dana yang cukup besar dan belum terserap.
Baca juga : Menhut: Presiden Prabowo Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
"Saya belum tahu, itu buat apa terbitkan obligasi? Kan uangnya banyak, masih berapa triliun itu nggak kepakai," ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Kamis (23/7/2026).
Menurut Purbaya, kondisi keuangan Pemprov DKI Jakarta masih aman dan kuat. Purbaya menyatakan akan mengecek kembali hal tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya