BREAKING NEWS
 

Baco Minta APBD Perubahan 2026 Fokus Program Prioritas

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 4 Agustus 2026 08:08 WIB
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Basri Baco. Foto: DPRD

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Basri Baco meminta pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 difokuskan pada program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Di antaranya penanggulangan banjir, pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan sampah.

Menurut Baco, pelaksanaan program-program prioritas tersebut harus diimbangi dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar kemampuan fiskal Pemprov DKI semakin kuat.

Baca juga : Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

"Harapannya tentu ada peningkatan PAD. Karena masih banyak program prioritas yang membutuhkan pembiayaan," ujar Baco di sela rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Senin (3/8/2026).

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta itu mencontohkan kebijakan pengelolaan sampah yang mulai diterapkan sejak 1 Agustus 2026.

Adsense

Menurut dia, kebijakan tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana hingga sosialisasi kepada masyarakat.

Baca juga : Komisi II Usulkan Percepat Pencairan Kekurangan DBH

"Semua itu pasti membutuhkan anggaran. Tetapi kembali lagi, sumbernya harus didukung oleh peningkatan PAD," katanya.

Baco juga menyoroti kebijakan insentif bagi kendaraan listrik. Dia menilai kebijakan pajak kendaraan listrik perlu dievaluasi agar tetap memperhatikan kebutuhan pendapatan daerah.

Menurut dia, pemilik kendaraan listrik telah menikmati berbagai insentif, seperti biaya operasional yang lebih murah dan pembebasan dari aturan ganjil-genap.

Baca juga : Pelaku Usaha Makanan Wajib Kelola Sampah

"Kalau pajaknya juga terlalu rendah, menurut saya kurang adil. Sementara kita masih membutuhkan anggaran besar untuk membangun sekolah, mengatasi banjir, membangun puskesmas, dan program-program lainnya," ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih berkeadilan, sehingga masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik dapat ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

"Yang punya mobil berarti orang mampu. Bolehlah membantu masyarakat yang kurang mampu lewat pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense