Dark/Light Mode

Dampak Proyek LRT Hub Manggarai Ganggu Mobilitas Warga

Pemprov Tolong Kebut Perbaikan Jalan Rusak

Selasa, 28 Juli 2026 06:25 WIB
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan tidak hanya cepat menuntaskan pembangunan fisik Hub Manggarai. Namun juga mengebut dampak proyeknya seperti jalan rusak dan penyempitan jalan yang selama ini mengganggu mobilitas masyarakat.

Dampak proyek Hub Manggarai itu, memicu kemacetan di sekitar area proyek dan menurunkan kenyamanan masyarakat. 

Sebagai informasi, Hub Manggarai adalah proyek yang menghubungkan atau menjadikan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, sebagai pusat integrasi moda transportasi. 

“Setiap proyek besar pasti meninggalkan dampak bagi masyarakat. Dampaknya juga harus segera diselesaikan. Supaya, proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo, Minggu (19/7/2026). 

Baca juga : Pirlo Tersangkut Sponsor Judi Rusia, Italia Terpaksa Pilih “Plan D”

Dia mengingatkan, perhatian Pemprov DKI Jakarta jangan sampai hanya fokus pada penyelesaian infrastruktur. “Berbagai keluhan warga selama proses pembangunan juga harus ditindak lanjuti secara cepat dan terukur,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. 

Menurutnya, penyelesaian persoalan setelah pembangunan juga penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proyek-proyek strategis di Jakarta. 

Rio juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperkuat sistem monitoring dan evaluasi operasional Hub Manggarai, setelah mulai beroperasi. 

Menurut dia, keberhasilan sistem transportasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur. Tapi juga konsistensi Pemprov DKI dalam melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. “Monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara konsisten,” tandasnya. 

Baca juga : Dari Tokyo Ke Changzhou, Fajar/Fikri Hajar Peringkat 1 Dunia

Rio menambahkan, survei kepuasan pengguna juga perlu dilakukan secara berkala, untuk mengukur efektivitas integrasi transportasi yang telah dibangun. “Ukuran keberhasilannya adalah kepuasan masyarakat,” ujarnya. 

Rio berharap, proyek Hub Manggarai yang terkait pembangunan Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu Terpadu (LRT) Jakarta rute Pegangsaan Dua, Kelapa Gading (Jakarta Utara) hingga Manggarai (Jakarta Selatan), dapat menjadi contoh pengembangan transportasi publik yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur, tapi juga terus meningkatkan kualitas layanan. 

“Pengawasan yang berkelanjutan menjadi kunci, agar investasi besar di sektor transportasi, benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi warga Jakarta,” katanya. 

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin menyatakan, seluruh fasilitas umum yang terdampak pembangunan akan dipulihkan secara bertahap, bersamaan dengan penyelesaian proyek. 

Baca juga : Ekonomi Kuartal IV Bisa Mendekati 6 Persen, Regulasi Yang Hambat Investasi Akan Dibenahi

“Komitmen kami bersama Dinas Bina Marga DKI, mengembalikan seluruh fasilitas yang terdampak ke kondisi semula. Bahkan, lebih baik,” janji Iwan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.