RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Srengseng Sawah 04, Jakarta Selatan, tetap berlangsung normal setelah insiden kebakaran yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak ada kerusakan serius yang dapat menghambat aktivitas pembelajaran para siswa. Kepastian tersebut disampaikan Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).
"Yang pertama untuk SD Negeri Srengseng Sawah 04 yang terjadi kebakaran kurang lebih jam 11.36. Alhamdulillah cepat bisa dipadamkan dan tidak ada korban sama sekali," kata Pramono.
Baca juga : Pram: Dananya Untuk Biayai Proyek LRT & RS
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.36 WIB. Beruntung, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Alhamdulillah cepat bisa dipadamkan dan tidak ada korban sama sekali," lanjutnya.
Usai menerima informasi mengenai insiden tersebut, Pramono Anung langsung meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, untuk meninjau kondisi sekolah secara langsung.
Baca juga : RI-Korea Bangun Pusat Pengendalian Karhutla, Perkuat Mitigasi Kebakaran
Langkah ini dilakukan agar pemerintah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dampak kebakaran sekaligus memastikan keamanan lingkungan sekolah sebelum kegiatan belajar kembali berlangsung.
"Dan besok proses belajar mengajar akan normal karena tadi secara khusus saya minta kepada Ibu Kepala Dinas untuk mengecek dan setelah dicek memang tidak ada hal yang apa ya, yang serius," tuturnya.
Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspek keselamatan serta kondisi bangunan sekolah pasca-kebakaran.
Baca juga : Pramono Minta Dinkes Semprit Nakes Nir Empati Kepada Pasien BPJS Kesehatan
Lebih lanjut, kebakaran di sekolah dasar negeri (SDN) di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), telah padam. Kebakaran terjadi di gudang penyimpanan buku.
"Obyek yang terbakar gudang penyimpanan buku," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Sjukri Bahanan, Kamis (6/8/2026).
Petugas pemadam kebakaran (damkar) telah menyelesaikan operasi pemadaman pukul 12.34 WIB. Kebakaran disadari penjaga gudang sekolah yang mencium bau asap saat proses belajar mengajar dan menjelang jam istirahat siang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.