RM.id Rakyat Merdeka - “Kabel di udara emang bikin ribet, tapi galian di jalanan bikin tua di jalan! Tiap lewat Gatot Subroto rasa-rasanya umur berkurang dua tahun gara-gara macet!”
Keluhan kocak tersebut mewarnai linimasa media sosial menyusul rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan segera memulai penataan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di ruas Jalan Gatot Subroto hingga Cawang.
Meski menyambut baik niat Pemprov DKI merapikan "pohon kabel", warga mengaku trauma dengan kemacetan horor yang kerap ditimbulkan oleh proyek galian utilitas di jalur protokol tersebut.
Keputusan penataan ini disampaikan Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026). Ia menegaskan proses penataan memiliki payung hukum yang jelas usai Peraturan Daerah (Perda) ditandatangani.
Baca juga : PJJ Jakarta Resmi Berakhir, Emak-Emak Sujud Syukur Sekolah Normal Lagi Besok
“Untuk kabel listrik sebenarnya saya sudah diagendakan untuk memulai yang di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang dan sebagainya. Jadi akan dilakukan sejak adanya perda, sejak adanya payung hukum," terang Pramono.
Pramono mengakui bahwa penataan SJUT di Jakarta cukup kompleks dan tidak bisa diselesaikan secara serentak.
“Beberapa kan sudah dimulai, hanya memang tidak bisa semuanya secara bersamaan karena begitu banyaknya dan kompleksnya persoalan kabel ini,” tambahnya.
Pernyataan tersebut langsung diserbu komentar bernada guyonan miris dari para pengguna jalan yang saban hari melintasi jalur Gatot Subroto–Cawang:
-
Baca juga : Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik
"Pak Pramono, tolong galiannya dikerjain pakai jurus Kage Bunshin biar cepet kelar. Kalo kelamaan, motor saya bisa beranak di jalan gara-gara ngerayap terus," tulis akun @dhanang_driv.
-
"Gatot Subroto ke Cawang pas ada galian itu estetikanya dapet banget: nuansa offroad di tengah kota, bonus pijat refleksi gratis dari getaran gundukan tanah," celetuk netizen di X.
-
"Kabel ruwet emang merusak pemandangan, tapi macet galian merusak kesehatan mental. Tolong galiannya jangan ditinggal semedi ya Pak, kasihan mental pekerja kantoran," timpal akun @rendy_setiawan.
-
"Mending kabelnya dijadiin jemuran warga dulu Pak, daripada jalannya digali lagi terus kita semua berubah jadi fosil di dalam busway," komentar akun @siscakusuma.
Baca juga : Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Fahira Sampaikan 6 Rekomendasi Kepada Pramono
Pemprov DKI berjanji akan menyampaikan target detail penataan SJUT ini secara khusus, sembari mengimbau masyarakat untuk bersabar demi terwujudnya wajah Jakarta yang lebih rapi dan bebas dari kabel ruwet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.