RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan rencana penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana di Ibu Kota. Kuota perekrutan pada tahun mendatang dipastikan tidak sebanyak periode sebelumnya.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta 2026 di Aryaduta Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Baca juga : Sempat Maju Mundur, Pramono Sebut Revitalisasi Blok M Terkendala Birokrasi
"Untuk tahun mendatang ada (penambahan), tapi tentunya jumlahnya tidak seperti yang lalu," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan pembatasan kuota rekrutmen ini dilakukan menyusul langkah efisiensi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Meski begitu, skema penerimaan tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tetap dibuka untuk mengisi pos-pos krusial.
Baca juga : Pramono Minta BPBD Waspadai Kebakaran di Jakarta Saat El Nino
"APBD kita mengalami efisiensi sehingga ruang untuk merekrut yang baru mungkin tidak sebesar yang lalu, tetapi PJLP tetap beberapa kita adakan," jelasnya.
Melalui penambahan ini, Pemprov DKI Jakarta berharap jajaran petugas di lapangan—khususnya Damkar, Satpol PP, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait—dapat makin optimal merespons kondisi darurat dan potensi bencana di wilayah Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.