BREAKING NEWS
 

Kualitas Udara Di Jakarta Memburuk

Tekan Polusi, Yuk Kurangi Naik Kendaraan Pribadi

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 19 Oktober 2026 06:25 WIB
Ilustrasi kabut polusi udara menyelimuti gedung-gedung bertingkat di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026). (Foto: Khairizal Anwar/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kualitas udara Jakarta memburuk dalam beberapa hari terakhir. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI mengajak masyarakat ikut berperan aktif untuk mengatasinya. Antara lain, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Ajakan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyampaikan kualitas udara Jakarta memburuk.

Ida menilai, cuaca panas yang cukup ekstrem turut memperburuk kondisi udara Jakarta dari tahun ke tahun. Selain itu, banyaknya pohon besar yang ditebang setelah menghadapi hujan ekstrem dan angin kencang juga menjadi perhatian.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi persoalan polusi udara. Partisipasi masyarakat diperlukan, agar upaya menjaga lingkungan bisa berjalan efektif.

Baca juga : City Menyapu Badai

“Apakah Pemprov bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat Jakarta? Saya yakin, tidak akan mampu kalau masyarakat Jakarta tidak berpartisipasi,” kata Ida kepada Rakyat Merdeka, Jumat (16/10/2026).

Dia berharap, warga ikut menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Antara lain dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk perjalanan yang tidak mendesak. “Jika jarak tujuan cukup dekat, warga sebaiknya berjalan kaki,” sarannya.

Ida juga mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, saat pergi ke kantor atau tempat kerja. Namun, dia mengakui, masih ada fasilitas transportasi umum yang belum baik.

Adsense

Selain mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, Ida mengingatkan warga agar tidak membakar sampah. “Asap hasil pembakaran, memperburuk kondisi udara,” ingat politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Baca juga : Kejuaraan Dunia Junior BWF, Garuda Muda Segel 2 Gelar Juara Dunia

Pembakaran sampah juga berisiko memicu kebakaran. Karena itu, dia meminta masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat menambah pencemaran maupun menimbulkan bahaya. “Sekali lagi, saya berharap ada kerja sama dari seluruh masyarakat di Jakarta untuk menjaga lingkungan kita,” tutur Ida.

Menyikapi penurunan kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah warga yang mengalami gangguan pernapasan.

“Saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Dalam dua atau tiga hari ini, kondisi udara kita memang memburuk,” kata Gubernur Pram di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026).

Dia berharap, rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama mampu memberikan penanganan kepada warga yang mengalami gangguan pernapasan maupun keluhan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan kondisi udara.

Baca juga : Padamkan Karhutla, Negara Lain Yang Mau Bantu, Silakan Datang

“Saya sudah memerintahkan jajaran Dinas Kesehatan, terutama rumah sakit, Puskesmas dan pembantu Puskesmas untuk bersiap diri, memberikan bantuan sepenuhnya bagi warga,” tandas Pram.

Menurutnya, 31 rumah sakit, 44 Puskesmas dan 292 pembantu Puskesmas telah disiagakan untuk menangani dampak kesehatan yang berkaitan dengan kondisi udara di Jakarta. “Mereka sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek cuaca ini,” ujarnya.

Di tengah memburuknya kualitas udara Jakarta, Pram memilih untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kondisi tersebut.

“Sebenarnya dari tiga hari lalu, saya ingin menyampaikan kepada publik. Tapi, saya tidak ingin timbul pro-kontra mengenai apa penyebabnya,” kata Pram. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense