Dark/Light Mode

Kejuaraan Dunia Junior BWF, Garuda Muda Segel 2 Gelar Juara Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 06:15 WIB
Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti. (Foto: Dok. PBSI)
Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim bulu tangkis Indonesia membawa pulang dua gelar juara dari Kejuaraan Dunia Junior Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF World Junior Championships) 2026 setelah Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjuarai ganda campuran dan Radithya Bayu Wardhana memenangi tunggal putra.

Kedua gelar tersebut diraih pada final di Cairo Stadium Indoor Hall Complex, Kairo, Mesir, Sabtu (17/10/2026), dengan Radithya mengalahkan rekan senegaranya, Fardhan Rainanda Joe, sedangkan Luthfi/Dian menundukkan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han.

Kemenangan tersebut menjadi kebangkitan Indonesia setelah gagal merebut gelar pada Kejuaraan Dunia Junior 2025 di Guwahati, India. Selain dua medali emas, Indonesia memperoleh dua medali perunggu, masing-masing dari nomor beregu campuran dan ganda campuran melalui Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.

Pada final tunggal putra, Radithya mengalahkan Fardhan dengan skor 15-9, 11-15, 15-8 dalam pertandingan tiga gim. Hasil ini sekaligus mengakhiri dominasi Fardhan atas Radithya dalam dua pertemuan mereka sebelumnya di kelompok usia lebih muda, yakni U-15 pada 2022 dan U-17 pada 2024.

Baca juga : Padamkan Karhutla, Negara Lain Yang Mau Bantu, Silakan Datang

Radithya mengaku bersyukur dapat langsung menjadi juara dunia pada keikutsertaan pertamanya di kejuaraan tersebut. Meski demikian, pebulutangkis muda itu menilai gelar tersebut bukan alasan untuk berpuas diri karena masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam perjalanan kariernya.

“Bisa juara dunia junior masih terasa seperti mimpi, cukup puas saya rasa belum karena masih ada tantangan lagi ke depannya,” kata Radithya seperti dikutip dari keterangan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), kemarin.

Radithya juga berencana memanfaatkan kesempatan bergabung dengan pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk meningkatkan kemampuannya. Ia berharap dapat menyerap pengalaman dari para pemain senior agar mampu mempertahankan perkembangan permainan dan kembali memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

Di sisi lain, Fardhan harus kembali puas dengan medali perak setelah dua edisi beruntun belum berhasil merebut gelar juara dunia junior. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Fardhan, terutama dalam menjaga konsentrasi dan ketahanan mental ketika pertandingan memasuki poin-poin penentuan.

Baca juga : Setelah Ini, Siapa Lagi?

“Pelajaran yang saya dapatkan dari WJC tahun ini adalah mental dan fokusnya. Apalagi di poin 15 ini semuanya bisa terjadi,” ujar Fardhan.

Sementara itu, gelar ganda campuran diraih Luthfi/Dian setelah melewati pertandingan ketat melawan Feng Yi Lang/Li Meng Han. Pasangan Indonesia tersebut menang dengan skor 17-15, 8-15, 16-14 setelah tertinggal 11-14 pada gim ketiga dan merebut lima poin berturut-turut untuk membalikkan keadaan.

Dian Ramadhani Mukti mengakui tekanan meningkat ketika mereka berada dalam posisi tertinggal pada poin-poin kritis. Dukungan pelatih dan pasangannya membantu Dian menjaga keyakinan hingga mereka menyelesaikan pertandingan dan memastikan gelar juara dunia junior.

“Saat tertinggal di poin kritis, saya sudah sangat tegang, tetapi pelatih dan Luthfi terus menyemangati dan meyakinkan saya. Saya akhirnya bisa terus mencoba dan berhasil,” kata Dian.

Baca juga : Buntut IHSG Anjlok, Polri Usut Permainan Di Pasar Modal

Luthfi menyampaikan apresiasi kepada para pendukung, mahasiswa, teman-teman, dan keluarga yang mengikuti perjalanan mereka hingga final. Ia juga mempersembahkan gelar tersebut kepada pelatih yang dinilainya berhasil mempersiapkan pasangan itu dalam waktu relatif singkat, sekitar dua hingga tiga minggu.

“Gelar ini terutama untuk pelatih kami karena dengan persiapan hanya dua sampai tiga minggu, kami bisa ambil gelar juara. Juga buat keluarga, buat orang tua dan masyarakat Indonesia,” pungkas Luthfi. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.