BREAKING NEWS
 

TPU Pondok Ranggon Tersisa 570 Liang Lahat

Duh, Jakarta Terancam Kehabisan Lahan Makam

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 11 Mei 2020 09:21 WIB

 Sebelumnya 
Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Siti Hasni mengaku, lahan makam di Jakarta masih aman.

Masih banyak lahan makam tersedia, di antaranya di TPU Ceger dan TPU Bambu Apus di Jakarta Timur, TPU Srengseng Sawah dan TPU Kampung Kandang di Jakarta Selatan.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Siti, belum berencana meminta bantuan kota penyangga lain untuk menyediakan lahan pemakaman.

Baca juga : Pesta Seks Saat Karantina, Walker Terancam Denda Rp5 Miliar

Siapkan Ekskavator

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf menyatakan, pihaknya turut membantu Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dalam proses pembuatan makam jenazah protap Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Bantuan yang diberikan yakni meratakan area lahan makam dengan ekskavator, sehingga mempermudah dalam penggalian. “Kita meratakan lokasinya yang masih berantakan. Meratakan medan tanahnya. Dinas Bina Marga kan bikin akses jalan masuknya, belum rata tuh tanahnya,” kata Juaini.

Baca juga : Kejaksaan Agung Saatnya Salip KPK

Dia menjelaskan, dengan perataan tanah tersebut, TPU Tegal Alur dapat menambah kapasitas pemakaman hingga 1.000 titik lubang. Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua ekskavator di lokasi pemakaman.

Kedua alat berat itu difungsikan untuk mempermudah proses penggalian lubang makam. Sebab saat ini jumlah pemakaman meningkat dari sebelumnya.

“Kemarin korban tiap minggu nambah terus dan semakin banyak, makanya kita minta dibantu. Kita pakai alat ekskavator, kalau pakai cangkul lama,” sebutnya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense