RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Mass Rapid Transit Jakarta (Perseroda), berkolaborasi menata kawasan stasiun kereta api di DKI Jakarta.
Dalam penataan tahap pertama, yang pelaksanaannya dimulai sejak penandatanganan perjanjian kerja sama pada 10 Januari 2020, ada empat stasiun yang ditata. Yaitu Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Pasar Senen, dan Juanda.
Baca juga : Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Uji Coba Penataan Kawasan Stasiun Tanah Abang
“Penataan ini bertujuan memberikan kenyamanan kepada para pengguna kereta api, saat akan menuju dan tiba di stasiun. Setelah penataan, akses menuju stasiun menjadi lebih teratur, dan dilengkapi integrasi antarmoda yang baik,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.
KAI mendukung penuh proyek penataan stasiun ini sejak pertama kali dicanangkan. Sebab, selain meningkatkan pelayanan kepada para penumpang kereta api, penataan stasiun juga memberikan nilai tambah bagi kawasan stasiun yang dikelola oleh KAI.
Baca juga : PSBB, MRT Jakarta Tambah Penutupan Dua Stasiun Lagi
Didiek menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19, rata-rata volume penumpang di Stasiun Tanah Abang mencapai 40 ribu penumpang per hari, Sudirman 25 ribu, Pasar Senen 15 ribu, dan Stasiun Juanda 14 ribu.
“Kami yakin, adanya integrasi antarmoda yang terkoneksi dengan baik, akan meningkatkan volume penumpang di tiap stasiun. Sehingga, makin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraaan pribadi ke moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Didiek.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.