Dark/Light Mode

PSBB, MRT Jakarta Tambah Penutupan Dua Stasiun Lagi

Rabu, 22 April 2020 17:37 WIB
Situasi di MRT Jakarta. (Foto: Tedy O. Kroen/RM)
Situasi di MRT Jakarta. (Foto: Tedy O. Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali meniadakan layanan di dua stasiunnya, yaitu Stasiun Istora Mandiri dan Setiabudi Astra. Penerapan aturan ini akan dilaksanakan mulai Kamis (23/4) besok.

Sebelumnya, Senin (20/4) April 2020 lalu, tiga stasiun telah terlebih dahulu ditutup yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari dari dukungan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di lingkungan DKI Jakarta. PT MRT Jakarta (Perseroda) sangat mendorong masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi, mengatakan bahwa operasional MRT Jakarta akan dibatasi untuk mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, salah satunya adalah pembatasan operasional stasiun.

Berita Terkait : Menkes Setujui PSBB Di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

“ Mulai Kamis (23/4) besok, dua stasiun akan tutup, yaitu Stasiun Istora Mandiri dan Setiabudi. Ratangga juga tidak akan berhenti di dua stasiun ini,” ujarnya.

“Sehingga mulai kamis besok, ratangga hanya akan berhenti di Stasiun Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M BCA, Senayan, Bendungan Hilir, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI,” lanjutnya.

Meski demikian, lanjut Effendi, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dari stasiun MRT yang masih beroperasi menggunakan layanan bus Transjakarta rute 1V dari pukul 06.00 sampai dengan 18.00 untuk membantu pengguna MRT Jakarta menjangkau stasiun yang ditutup.

Setelah penetapan kebijakan penutupan 3 stasiun, PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat pada hari Senin (20/4) dan Selasa (21/4) secara berturut-turut sebanyak 4.961 dan 4.351 penumpang yang menggunakan layanan MRT Jakarta.

Berita Terkait : Penyaluran Bansos Kok Malah Bikin Kerumunan

PT MRT Jakarta (Perseroda) tetap akan menerapkan peraturan yang masih akan terus dilaksanakan di lingkungan MRT Jakarta seperti:

1. Jam operasional pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB.

2. Pembatasan jumlah penumpang maksimal 60 orang per kereta.

3. Kewajiban penggunaan masker bagi penumpang. 4. Pengetatan penerapan personal hygiene dan physical distancing PT MRT Jakarta (Perseroda) mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam mengimbau masyarakat agar bekerja, belajar dan beribadah dari rumah guna menghambat penyebaran virus corona Covid-19.

Berita Terkait : Dua Hari Penerapan PSBB Tangsel: Jalanan dan Pasar Tetap Ramai, Pelanggaran Marak

"Mari bersama-sama cegah penyebaran virus corona COVID-19 dengan terus menjaga kesehatan, kebersihan diri (personal hygiene), dan membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak," pungkas Effendi. [MRA]