BREAKING NEWS
 

Cipinang Melayu Banjir, Pangdam Jaya Dan Kapolda Metro Jaya Evakuasi 300 KK

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Sabtu, 20 Februari 2021 14:30 WIB
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman beserta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran menyusuri banjir di RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur, menggunakan perahu karet, Sabtu (20/2/2021). (ANTARA/Andi Firdaus)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pangdam Jaya Mayjen TNI, Dudung Abdurachman melakukan mengevakuasi 300 kepala keluarga (KK) di RW 04 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, akibat terendam banjir setinggi empat meter.

"Sudah 300 KK dievakuasi ke masjid selanjutnya proses evakuasi beserta Polda Metro, Basarnas dan Pemda. Ada Pak Camat dan Wali Kota juga hadir di sini," ujar Dudung bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar saat meninjau banjir di RW 04 Cipinang Melayu, Sabtu (20/2).

Baca juga : Juliari Dan Eddy Layak Dihukum Mati, Nah Lho!

Proses evakuasi dilakukan oleh unsur tiga pilar dari Polri, TNI dan Pemerintah daerah setempat menggunakan perahu karet bermesin dengan cara menyisir satu per satu rumah penduduk.

Adsense

Sekitar 2.000 jiwa dari 300 kepala keluarga di RW 04 Cipinang Melayu, tersebut dievakuasi menuju pengungsian, sementara sebagian bertahan di lantai dua rumah. 

Baca juga : Yang Mau Perpanjang SIM Di Jakarta, Datang Aja Ke 5 Lokasi Ini

Petugas gabungan menghampiri rumah yang belum berlantai dua atau lebih untuk memastikan seluruh penghuninya telah dievakuasi.

Dudung menjelaskan, banjir di kawasan Cipinang Melayu terjadi akibat limpasan air dari Kali Sunter, serta intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu dini hari.

Baca juga : Anies Dipeluk, Disayang, Disanjung Dan Diingatkan

Korban banjir dievakuasi menuju sejumlah masjid, posko, hingga aula Universitas Borobudur Jakarta Timur. "Kodam Jaya dan Polda Metro juga memberi bantuan makanan, khususnya yang dibutuhkan warga dan obat-obatan, masker serta handsanitizer. Karena di kerumunan ini protokol kesehatan tetap kita lakukan. Jangan sampai jadi klaster baru," ujar Dudung. [FIK]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense