Sebelumnya
“Produksi sampah Jakarta fluktuatif. Bisa mencapai 7.500 ton per hari. Ketersediaan lahan juga terbatas. Jadi pembangunan RDF Plan dan Landfill Mining di sana memang satu kebutuhan untuk mengelola sampah ini secara bijak,” terangnya.
Dia menuturkan, Pemprov DKI juga bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Sehingga, dampak jangka panjang dari lokasi pengolahan sampah yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat sekitar dapat dikendalikan secara lebih baik.
“Sampah di sana totalnya sudah 50 juta ton. Sampah menumpuk setinggi 40 meter. Itu yang mau kita tambang (landfill mining). Selain itu sampah akan menjadi waste to energy, yaitu sampah menjadi energy, salah satunya dengan melakukan pembakaran akan menjadi thermal dan menjadi listrik,” ungkapnya.
Baca juga : Bus Masuk Jurang Di Sumedang, 27 Orang Meninggal Dunia
Kolaborasi
Syaripudin menambahkan, Pemprov juga menggandeng Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPST Bantar Gebang.
Selain untuk menanggulangi tumpukan sampah, lanjutnya, upaya itu bertujuan mendorong penggunaan dan pengembangan inovasi pengelolaan sampah untuk menghasilkan energi listrik.
Baca juga : Ditraktir Makan Sama Media, Staf PM Jepang Mengundurkan Diri
Sepanjang tahun 2020, PLTSa Merah Putih telah beroperasi selama 221 hari dan mengolah 9.879 ton sampah dengan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan sejumlah 1.918 ton.
Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, dengan adanya PLTSa diharapkan akan tersedia alternatif pengolahan sampah yang mampu mereduksi sampah secara signifikan, cepat, ramah lingkungan, serta dapat menghasilkan listrik.
Selain itu, masyarakat juga bisa memperoleh pembelajaran dalam pengolahan sampah secara termal guna implementasi pada fasilitas pengolahan sampah sejenis skala besar di masa mendatang.
Baca juga : Semburan Abu Vulkanik Sinabung Meluncur Hingga 1,5 KM
“Hal tersebut sejalan dengan visi TPST Bantar Gebang, sebagai pusat riset dan studi persampahan,” terang Asep. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.