BREAKING NEWS
 

Kondisi Jakarta Selama PPKM Darurat

Penyekatan Di Mana-mana Mobilitas Warga Menurun

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 12 Juli 2021 06:20 WIB
Seorang warga Ibu Kota asyik lari pagi ditemani anjingnya di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (11/7/2021). Kondisi jalanan di Jakarta Pusat itu tampak sepi dan lengang. Aktivitas warga berolahraga di kawasan tersebut berkurang seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung 3-20 Juli 2021. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diklaim berhasil mengurangi mobilitas warga. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan, volume lalu lintas di Ibu Kota turun 62,33 persen. Jumlah penumpang harian angkutan perkotaan juga berkurang menjadi 46,28 persen.

Dilihat dari akun Twitter @TMCPoldaMetro, kemarin pagi, arus lalu lintas di pos penyekatan PPKM Darurat nampak lengang.

Di pos penyekatan Semanggi atas arah Slipi dan di Pos PPKM Darurat exit Tol Mampang Jakarta Selatan, tidak tak ada penumpukan kendaraan alias lengang.

Baca juga : PPKM Darurat, KAI Konsisten Terapkan Prokes Dan Batasi Mobilitas Masyarakat

Situasi serupa juga terlihat di pos penyekatan di Jalan Budi Kemuliaan, Bundaran Senayan dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Tak banyak kendaraan melintas.

Begitu juga di pos penyekatan perbatasan Jakarta-Depok, Jawa Barat. Di Jalan Lenteng Agung, dekat flyover tapal kuda juga tak terlalu ramai. Hanya ada sejumlah kendaraan dari arah Kota Depok yang antre untuk melintasi pos penyekatan PPKM Darurat.

Petugas gabungan TNI dan Polri satu per satu mengecek Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), syarat keluar masuk wilayah Jakarta selama PPKM Darurat.

Baca juga : Lewati Jalur Tikus Di Kampung Sampai Jebolin Beton Pembatas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, volume lalu lintas di Ibu Kota mengalami penurunan drastis sejak PPKM Darurat pada 3 Juli 2021. Volume lalu lintas di kawasan perkotaan atau di dalam kota turun 62,33 persen sampai 8 Juli.

“Jumlah penumpang harian angkutan perkotaan juga mengalami penurunan signifikan 46,28 persen,” ujar Syafrin di Jakarta, kemarin.

Pengurus Bidang Operasional Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Fitri Wiyanti mengatakan, terjadi penurunan lalu lintas yang cukup tajam.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense