Sebelumnya
Petugas jaga justru akan semakin ketat dan menanyakan satu per satu maksud dan tujuan warga melintas. Pemeriksaan dokumen bakal lebih teliti. Dia pun meminta warga Tangsel di rumah saja. “Termasuk olahraga, kami mengimbau di rumah saja,” pinta Dicky.
Di Depok, mobilitas juga turun, meski tak terlampau drastis. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana menyatakan, mobilitas warga selama PPKM Darurat berkurang 14 persen. Dadang mengklaim, pihaknya terus mengawasi aktivitas warga, terutama keagamaan.
“Penurunan lebih kurang 14 persen dan target kami sampai dengan 20 Juli itu di atas 30 persen,” katanya.
Baca juga : PPKM Darurat, KAI Konsisten Terapkan Prokes Dan Batasi Mobilitas Masyarakat
Titik Penyekatan
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo resmi menambah dua titik penyekatan di Jakarta Selatan. Ada dua titik penyekatan baru, yakni di Jalan Fatmawati dan Jalan Antasari.
Penyekatan di dua titik ruas jalan ini dilakukan karena setiap hari dilalui masyarakat Depok dan Tangsel untuk masuk ke wilayah Jakarta dari arah Selatan. Selain itu, belum ada pos pemeriksaan di dua ruas jalan ini selama 8 hari PPKM Darurat.
Baca juga : Lewati Jalur Tikus Di Kampung Sampai Jebolin Beton Pembatas
“Sudah dimulai, namun pada akhir pekan ini sifatnya masih sosialisasi, jadi dimulai pukul 06.00-08.00 WIB. Untuk full-nya kita akan lakukan pada Senin (besok) mulai pukul 06.00-10.00 WIB,” jelas Sambodo.
Ini disekat karena pintu masuk menuju Jakarta dari arah selatan, khususnya wilayah Serpong, Bintaro, Bumi Serpong Damai, Ciputat, Pamulang, Pondok Labu, Cinere. Jadi, semua lewat jalur ini.
Sebagai informasi, Polda Metro terus menambah titik penyekatan di wilayah hukumnya. Saat ini, total penyekatan menjadi 72 titik. Yakni lima di gerbang tol, sembilan di exit tol, kemudian ada 19 titik di batas kota serta 39 titik lainnya di jalur utama. Saat awal PPKM Darurat, hanya ada 63 titik penyekatan. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.