RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah, TNI, Polri, dan instansi terkait, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk membahas soal antisipasi potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/11).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan, sesuai instruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), koordinasi antar-lembaga sangat diperlukan untuk tetap mempertahankan tren positif laju pertumbuhan Covid-19, yang saat ini sudah dapat dikendalikan dengan baik. Sehingga, saat memasuki libur Nataru, kasus tidak mengalami lonjakan.
"Seperti perintah bapak Presiden pada ratas lalu, persiapan menghadapi kemungkinan laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru harus diantisipasi. Sehingga dilakukan langkah-langkah koordinasi bersama dengan semua pihak," ujar Sigit dalam Rakor lintas sektoral itu.
Baca juga : Nataru, Kapolri Minta Jajarannya Antisipasi Gangguan Kamtibmas Dan Lonjakan Covid-19
Diingatkannya, Indonesia, saat ini berada di peringkat pertama dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19 di Asia Tenggara berdasarkan Indeks Nikkei.
Tak hanya itu, berdasarkan pusat pencegahan penyakit (CDC) Amerika Serikat, Indonesia masuk dalam kategori zona hijau Covid-19 dengan tingkat penularan kasus berada di level 1, sehingga dinyatakan aman untuk dikunjungi.
Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, selain menjadi prestasi pemerintah, hal itu juga merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak terkait dan elemen masyarakat.
Baca juga : PMI Dapat Bantuan Alat Penanganan Covid-19 Dari Belanda
Jika tren positif ini bisa dipertahankan saat Nataru, hal tersebut bisa menjadi semakin membangkitkan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Soalnya, awal tahun depan, Indonesia akan menggelar perhelatan agenda nasional maupun internasional. Salah satunya, gelaran G20.
Indonesia sendiri sudah berhasil menggelar beberapa even besar dengan sukses. Sebut saja, PON XX Papua, Konferensi Polwan Internasional di NTT, dan World Superbike di NTB.
"Ini modal dasar kita untuk tetap menjaga laju pertumbuhan Covid-19. Semua pengalaman yang selama ini harus dijadikan pembelajaran untuk kita semua, sehingga agenda nasional ataupun internasional di tahun mendatang tetap terkendali," bebernya.
Baca juga : Garap 4 Saksi, KPK Dalami Peran Orang Kepercayaan Budhi Sarwono
Sigit juga menekankan, semua pihak harus benar-benar mewaspadai dan menyiapkan antisipasi pencegahan di kabupaten yang memiliki potensi peningkatan laju pertumbuhan Covid-19 dewasa ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.