BREAKING NEWS
 

Minta Maaf Karena 3 Prajuritnya Tabrak Lari

Dudung Disanjung-sanjung

Reporter & Editor :
APRIANTO
Selasa, 28 Desember 2021 07:35 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman menaburkan bunga di pemakaman almarhumah Salsabila di Desa Ciaro, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (27/12/2021). (Foto: Antara/Raisan Al Farisi)

 Sebelumnya 
Dia pun merinci peran ketiga tersangka saat kejadian tabrak lari. Koptu DA berperan sebagai pengemudi, sementara Kolonel P dan Kopda A sebagai penumpang. “Mobil berstatus milik Kol P,” terangnya.

Langkah Dudung mengunjungi kediaman korban dan meminta maaf atas kelakukan prajuritnya mendapat pujian dari netizen. Akun @lignummare menyebut, kedatangan Dudung menyiratkan bentuk pertanggungjawaban seorang bos atas tindakan keji anak buahnya.

Baca juga : Yang Mau Bayar Pajak, DKI Lagi Beri Keringanan Dan Hapus Sanksi Nih!

“Penyembuhan luka batin mesti dimulai dari komunikasi rasa, hearing, dan breafing. Kemudian peneguhan sebab ini bukan soal pangkat dan jabatan,” cuitnya. “Respek saya sama tindakan Pak Dudung, semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh anggota TNI,” sanjung @fitradwiadmaja.

Sikap responsif Dudung bahkan tidak terpikirkan sebelumnya. “Respek jenderal sampai mau menjenguk ke rumah korban. Hal yang luar biasa sudah ditunjukan jenderal sebagai pimpinan TNI AD,” tekan @fajar_unggas. “Mantap Pak bisa terobati kedua orang tua yang ditinggalkan,” nilai @KTriono.

Baca juga : HNW Minta Kemensos Penuhi Hak Dan Bantuan Disabilitas

Keheranan dengan sikap Dudung juga menyelimuti akun @firmannurzaman. “Pak Dudung, kok Anda baik sekali punya hati yang lembut, mau untuk datang kirim doa buat almarhum dan almarhumah. Barokallah buat Pak Dudung. Aamiin,” doanya. “Keren Pak Dudung langsung merespon dan datang sendiri untuk meminta maaf pada keluarga korban,” sambar @GomarusBudiatn4.

Selain itu, ada juga netizen yang meminta Dudung mengusut kasus ini hingga akar-akarnya. “Bapak tolong bongkar alasan sebenarnya ngapain tiga orang yang berbeda area dinas pada kelayapan emang ambil cuti mereka? Jangan anggap rakyat bodoh. Cek darah dan rambut apakah mereka konsumsi narkoba? Coba tutupi kejahatan lain? Mobilnya curian kah?” pungkas @ideadominante.

Baca juga : Dukung Minat Baca Masyarakat, Cabaca Tawarkan Buku Digital

Sekadar diketahui, Handi-Salsa ditabrak mobil pelaku di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Jenazah pasangan kekasih itu ditemukan di Sungai Serayu, Jawa Tengah, usai dibawa tiga pria anggota TNI AD yang menabraknya. Tiga oknum TNI AD itu adalah Kolonel Infanteri P yang bertugas di Korem Gorontalo, Kodam Merdeka, Kopral Dua DA dan Kopral Dua Ahmad yang bertugas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense