Sebelumnya
Sehingga, harus lebih selektif dalam penggunaannya. Namun, harus tetap tersedia di fasilitas kesehatan. Tidak mesti di rumah sakit, di puskesmas juga harus tersedia.
Ketua bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Masdalina Pane justru mempertanyakan tujuan pembelian obat Corona jika pada akhirnya disimpan. Hal semacam ini yang nantinya bikin mubazir. Karena obat ada masa kedaluarsanya.
Baca juga : Obat Covid, Kabar Baik Dan Tanda Tanya
“Kaya vaksin, cukup banyak yang expired. Tujuan beli bukan karena peningkatan kasus kan. Tapi untuk mengobati. Siapa yang diobati, ya yang membutuhkan, itu pasien berat. Kalau hanya gejala ringan, nggak usah dikasih obat, cukup multivitamin,” ulas Masdalina.
Lagipula, Molnupiravir dan Paxlovid belum mengantongi izin penggunaan darurat alias Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM. “EUA itu kan di Amerika. Di Indonesia belum ngeluarin. Setahu saya, terakhir BPOM ngeluarin EUA itu untuk vaksin anak 6-11 tahun,” beber Masdalina.
Baca juga : Hari Ini Polda Metro Gelar SIM Keliling, Cek Di Sini Lokasinya...
Ia lebih sepakat jika obat itu diujicobakan dulu di Indonesia. Seperti apa efektivitasnya bagi penderita Corona di Indonesia. Di Negeri Paman Sam, sudah terbukti efektif dan sudah mendapat izin dari BPOM-nya AS alias Food and Drug Administration (FDA).
Untuk diketahu, perkembangan kasus Corona di Indonesia dianggap aman. Per kemarin, terjadi penambahan 265 kasus baru sehingga kasus aktifnya menjadi 4.530 pasien. Jakarta menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 172. Disusul Kepulauan Riau 20 kasus, dan Jawa Barat 11 kasus.
Baca juga : Singapura Tarik Rem Darurat
Dengan penambahan ini, total kasus Coronavirus said sejak 2 Maret 2020 mencapai 4.263.433. Sementara pasien yang sembuh bertambah 112 menjadi 4.114.801. Sedangkan yang meninggal bertambah 5 menjadi 144.102 orang. Sebanyak 284.413 spesimen diperiksa di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah yang suspek sebanyak 2.299. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.