BREAKING NEWS
 

Hadiri Groundbreaking Hilirisasi DME Di Sumsel

Jokowi: Mau Impor Terus? Yang Untung Negara Lain...

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Selasa, 25 Januari 2022 08:15 WIB
Presiden Jokowi saat groundbreaking proyek hilirisasi batubara menjadi Dimetil Eter (DME) di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel). (Foto: Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden).

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia sudah terlalu nyaman dengan impor. Kondisi ini tak bisa diteruskan lagi, karena negara dan rakyat sangat dirugikan dengan kebiasaan tersebut.

“Memang, duduk di zona nyaman itu paling enak. Impor impor, nggak berpikir bahwa negara dirugikan, rakyat dirugikan karena tidak terbuka lapangan pekerjaan baru,” tegas Jokowi saat groundbreaking proyek hilirisasi batubara menjadi Dimetil Eter (DME) di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), kemarin.

Hilirisasi batubara menjadi DME yang dilakukan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Pertamina dan Air Product ini, ditaksir mampu mengurangi subsidi dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) hingga Rp 70 triliun.

Baca juga : Groundbreaking RS Internasional Di Bali, Jokowi Minta WNI Tak Berobat Ke Luar Negeri

“Kalau semua elpiji nanti dihentikan dan semuanya pindah ke DME, duitnya gede sekali Rp 60 triliun hingga Rp 70 triliun,” kata Jokowi.

Indonesia juga bisa memperbaiki neraca perdagangan. Termasuk memperbaiki neraca transaksi berjalan, karena tidak impor.

Eks Wali Kota Solo ini menjelaskan, selama ini impor Indonesia terhadap elpiji sangat besar, hampir Rp 80 triliun dari kebutuhan Rp 100 triliun.

Baca juga : Jokowi: Saya Nggak Mau Dengar Lagi, Izinnya Terlambat...

Dari Rp 80 triliun tersebut, kemudian dilakukan subsidi Rp 60 triliun hingga Rp 70 triliun sebelum sampai ke masyarakat.

“Pertanyaan saya, apa ini mau kita teruskan, impor terus? Yang untung negara lain, yang terbuka lapangan pekerjaan juga di negara lain,” tanya Jokowi.

Adsense

Karena itu, menurut Jokowi, upaya melakukan hilirisasi batubara menjadi DME di Sumsel menjadi momentum yang tepat untuk menekan ketergantungan impor. Serta memperbaiki neraca perdagangan Indonesia

Baca juga : Jokowi: Kalau Untuk Pembalap Mungkin Nggak Masalah...

Jika hilirisasi terjadi, lanjut Jokowi, akan semakin banyak investasi yang masuk ke Indonesia. Dengan demikian, semakin banyak lapangan kerja yang tercipta yang secara langsung berdampak pada ekonomi masyarakat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense